Rencana mengejutkan datang dari Gedung Putih. Internationalmedia.co.id melaporkan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan akan mengerahkan pasukan AS ke Chicago, kota terbesar ketiga di negara tersebut. Trump menyebut Chicago sebagai "lubang neraka" yang dilanda kejahatan.
Pernyataan kontroversial ini disampaikan Trump Selasa (2/9) lalu kepada wartawan di Gedung Putih. Ia tak merinci kapan pengerahan pasukan akan dimulai, hanya menegaskan, "Kita akan masuk." Keputusan ini muncul setelah serangkaian penembakan akhir pekan lalu di Chicago, yang menjadi basis kuat Partai Demokrat.

Trump membandingkan rencana ini dengan pengerahan Garda Nasional AS ke Los Angeles dan Washington DC beberapa bulan terakhir. Ia mengklaim langkah tersebut berhasil menekan angka kejahatan di kedua kota yang dikuasai Partai Demokrat. Namun, rencana pengerahan pasukan ke Chicago ini telah memicu kecaman keras dari Partai Demokrat.
Sebelumnya, media lokal AS telah memberitakan rencana Trump mengerahkan ribuan personel Garda Nasional AS ke Chicago. Pengerahan pasukan ke Los Angeles pada Juni lalu, yang melibatkan hampir 5.000 tentara AS untuk meredam demonstrasi anti-imigrasi, dan pengerahan Garda Nasional ke Washington DC pada awal Agustus untuk mengatasi masalah kejahatan, juga menuai kritik tajam. Partai Demokrat berulang kali menuduh Trump melampaui batas konstitusionalnya. Bahkan, Garda Nasional di Washington DC kini mulai membawa senjata api saat berpatroli, sebuah langkah yang semakin memperkeruh situasi. Langkah Trump ini dipastikan akan memicu perdebatan politik yang sengit di AS.

