Internationalmedia.co.id melaporkan sebuah insiden mengerikan yang terjadi di Jepang. Seorang nenek berusia 73 tahun menjadi korban serangan beruang saat membuang sampah di dekat sebuah panti sosial untuk penyandang disabilitas di wilayah Akita. Peristiwa nahas ini terjadi Kamis malam (31/7) dan membuat nenek tersebut mengalami luka serius di kepala hingga tak sadarkan diri.
Juru bicara kepolisian setempat kepada internationalmedia.co.id menjelaskan, nenek tersebut ditemukan tergeletak dengan luka di kepala di pintu masuk fasilitas. Berdasarkan luka-lukanya, tim medis rumah sakit menduga kuat ia diserang beruang. Rekaman CCTV di sekitar lokasi memperkuat dugaan tersebut, menunjukkan seekor hewan mirip beruang menyerang nenek saat ia membawa kantong sampah. Kondisi korban kritis, tak dapat berbicara, dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Data pemerintah Jepang mencatat peningkatan serangan beruang dalam beberapa tahun terakhir. Hingga Maret 2025, tercatat 85 orang menjadi korban, tiga di antaranya meninggal dunia. Angka ini meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 219 serangan dengan enam korban jiwa. Pemerintah Akita bahkan memperpanjang peringatan waspada beruang hingga September karena seringnya penampakan dan risiko tinggi pertemuan dengan hewan buas tersebut.
Imbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan terus digaungkan. Kejadian ini bukan yang pertama. Sebelumnya, penampakan beruang telah memaksa pembatalan turnamen golf dan penerbangan di bandara Yamagata. Para ahli mengaitkan peningkatan serangan beruang dengan perubahan iklim yang memengaruhi sumber makanan dan waktu hibernasi, serta depopulasi di daerah pedesaan yang membuat beruang mencari makan di area perkotaan.
