Internationalmedia.co.id melaporkan, FBI berhasil menemukan senjata yang diduga digunakan untuk membunuh influencer Amerika Serikat, Charlie Kirk. Penemuan ini menjadi titik terang dalam investigasi yang tengah gencar dilakukan menyusul insiden penembakan yang menggemparkan tersebut. Agen FBI Robert Bohls mengumumkan dalam jumpa pers, "Kami telah menemukan apa yang kami yakini sebagai senjata yang digunakan dalam penembakan kemarin. Itu adalah senapan bolt-action berkekuatan tinggi."
Selain senjata, FBI juga telah mengantongi foto-foto pelaku. Upaya pencarian pelaku pun terus digencarkan. "Kami memiliki foto-foto tersangka. Kami melakukan segala yang kami bisa untuk menemukannya," tegas Bohls, meski ia enggan merinci lebih lanjut keberadaan pelaku.

Insiden penembakan terjadi pada Rabu (10/9) di Universitas Utah Valley saat Kirk tengah berpidato. Video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan momen mencekam saat Kirk tertembak dan ambruk. Pihak universitas awalnya menyatakan telah menahan seorang tersangka, namun pernyataan tersebut kemudian dikoreksi oleh Direktur FBI Kash Patel yang mengatakan bahwa tersangka masih buron. Kini, dengan ditemukannya senjata api tersebut, harapan untuk segera menangkap pelaku semakin besar. Investigasi terus berlanjut untuk mengungkap motif di balik pembunuhan influencer pendukung Presiden Donald Trump ini.

