Internationalmedia.co.id – News – Aparat kepolisian telah memulai penyelidikan intensif terkait insiden kebakaran hebat yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat. Sebanyak 10 orang saksi awal telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab si jago merah yang melahap enam lantai gedung tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, menyatakan bahwa pemeriksaan awal ini berfokus pada individu yang berada di lokasi saat kejadian. "Saat ini, kami telah mewawancarai sekitar 10 orang di lapangan. Namun, prioritas kami juga tetap pada proses pemadaman dan pendinginan," ujar Kombes Reynold pada Sabtu (8/8).

Ia menambahkan, penyelidikan akan terus berkembang dengan memanggil saksi-saksi lain, termasuk para pegawai Bapenda DKI yang mungkin memiliki informasi penting. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri juga telah diterjunkan untuk mengidentifikasi titik awal api dan mengumpulkan bukti-bukti forensik.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara, sebelumnya menjelaskan kronologi kejadian. Laporan kebakaran diterima pada Jumat (7/8) pukul 21.30 WIB. Setelah berjibaku selama berjam-jam, api berhasil dipadamkan dan lokasi dinyatakan dingin pada Sabtu (8/8) dini hari, sekitar pukul 01.53 WIB. Bayu menegaskan bahwa area yang terbakar meliputi lantai 11 hingga 16 gedung Bapenda.
Meskipun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan mendalam. "Kami belum dapat memastikan asal api atau detail lainnya. Yang jelas, api menjalar dari lantai 11 hingga lantai 16," kata Bayu. Ia juga menjelaskan mengapa proses pemadaman memakan waktu cukup lama. "Anggota kami harus bertahan di lantai 10 untuk mencegah api merambat lebih jauh. Ini menjadi tantangan karena kebakaran terjadi di lantai yang cukup tinggi," pungkasnya, menggarisbawahi upaya keras petugas di lapangan.
