Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rusia Janji Mengejutkan Usai Pakta Nuklir Bubar
Trending Indonesia

Rusia Janji Mengejutkan Usai Pakta Nuklir Bubar

GunawatiBy Gunawati05-02-2026 - 16.00Tidak ada komentar2 Mins Read4 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rusia Janji Mengejutkan Usai Pakta Nuklir Bubar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketegangan global meningkat setelah perjanjian nuklir krusial antara Rusia dan Amerika Serikat, New START, resmi berakhir pada 5 Februari. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Moskow segera mengeluarkan pernyataan, menjanjikan langkah "bertanggung jawab" meskipun kini tidak lagi terikat oleh pembatasan persenjataan strategis.

Kremlin, melalui penasihatnya Yury Ushakov, menegaskan kembali komitmen Presiden Vladimir Putin untuk bertindak "terukur dan bertanggung jawab" pasca-berakhirnya pakta tersebut. Pernyataan ini disampaikan Putin dalam percakapan telepon dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, menggarisbawahi analisis mendalam terhadap situasi keamanan global sebagai landasan tindakan Rusia.

Rusia Janji Mengejutkan Usai Pakta Nuklir Bubar
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri Rusia memperkuat posisi Moskow, menyatakan bahwa kedua belah pihak "tidak lagi terikat" oleh kewajiban New START. Meskipun demikian, mereka menegaskan niat Federasi Rusia untuk "bertindak secara bertanggung jawab dan seimbang", dengan fokus pada analisis komprehensif terhadap kebijakan militer AS dan dinamika strategis global. Moskow juga menyatakan tetap "terbuka untuk mencari cara berdialog" demi menjaga stabilitas strategis dengan Washington.

Perjanjian New START, yang ditandatangani pada tahun 2010 oleh Presiden Rusia Dmitry Medvedev dan Presiden AS Barack Obama, merupakan pilar penting dalam pengendalian senjata nuklir. Pakta ini secara spesifik membatasi jumlah rudal balistik antarbenua (ICBM), rudal lainnya, serta hulu ledak nuklir yang dimiliki oleh kedua negara adidaya tersebut.

Pada September tahun lalu, Rusia sempat mengajukan tawaran perpanjangan satu tahun untuk perjanjian ini. Presiden AS kala itu, Donald Trump, sempat menyatakan bahwa tawaran tersebut "terdengar seperti ide yang bagus". Namun, hingga kini, Kremlin belum pernah menerima jawaban resmi dari pihak Amerika Serikat.

Berakhirnya perjanjian ini sontak memicu kekhawatiran global. Para aktivis telah memperingatkan bahwa situasi ini berpotensi memicu perlombaan senjata nuklir baru yang berbahaya. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, mendesak kedua negara untuk "segera kembali ke meja perundingan dan menyepakati kerangka kerja pengganti", menyebut momen ini sebagai "momen genting bagi perdamaian dan keamanan internasional".

Dengan berakhirnya satu-satunya pakta pengendalian senjata nuklir yang tersisa antara dua kekuatan nuklir terbesar dunia, komunitas internasional kini menanti dengan cemas langkah selanjutnya dari Moskow dan Washington, berharap dialog strategis dapat kembali terjalin demi mencegah eskalasi.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Geger Penangkapan Besar Besaran

18-03-2026 - 18.00

Beirut Berdarah Dini Hari

18-03-2026 - 16.45

Pangkalan Australia di UEA Diserang Proyektil Iran Ini Faktanya

18-03-2026 - 16.30

BBM Langka Negara Tetangga Indonesia Libur Tiap Rabu

18-03-2026 - 16.15

Peluru Nyasar Menggemparkan Korsel Militer Langsung Ambil Tindakan

18-03-2026 - 16.00

Kuba Siaga Penuh Hadapi Ambisi Trump

18-03-2026 - 12.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.