Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Ribuan Nyawa Melayang di Lebanon Israel Terus Menyerang
Trending Indonesia

Ribuan Nyawa Melayang di Lebanon Israel Terus Menyerang

GunawatiBy Gunawati27-03-2026 - 03.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Ribuan Nyawa Melayang di Lebanon Israel Terus Menyerang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Eskalasi konflik di Lebanon mencapai titik kritis, menyusul rentetan serangan berkelanjutan dari Israel yang telah merenggut lebih dari seribu nyawa dan memaksa ratusan ribu warga sipil mengungsi. Situasi kemanusiaan di negara tersebut dilaporkan semakin memburuk di tengah agresi yang tak kunjung usai.

Data terbaru yang dirilis oleh Kantor Berita Nasional Lebanon, mengutip Unit Manajemen Risiko Bencana, mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah meningkat menjadi 1.116 jiwa, sementara 3.229 orang lainnya mengalami luka-luka. Dampak kemanusiaan juga sangat parah, dengan 136.262 individu kini berstatus pengungsi, yang mencakup 34.973 keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Laporan ini juga diperkuat oleh informasi dari Al Jazeera pada Jumat (27/3/2026).

Ribuan Nyawa Melayang di Lebanon Israel Terus Menyerang
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Israel tidak hanya melancarkan serangan udara, namun juga telah mengerahkan pasukan darat ke wilayah Lebanon. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa operasi militer ini bertujuan untuk ‘menciptakan zona keamanan yang nyata’ dan memperluasnya. Ia menjelaskan, militer Israel berupaya membentuk zona penyangga yang lebih besar guna mencegah invasi darat ke Israel serta serangan rudal. Pasukan Israel dilaporkan telah bergerak hingga ke Sungai Litani, sekitar 30 kilometer dari perbatasan. Dilansir dari AFP pada Kamis (26/3), Israel memiliki sejarah pendudukan di Lebanon selatan selama sekitar dua dekade hingga tahun 2000.

Di sisi lain, Pemimpin Hizbullah, Qassem, menegaskan penolakan organisasinya terhadap perundingan gencatan senjata selama Israel masih terus melancarkan serangan. Hizbullah sendiri telah mengeluarkan puluhan pernyataan yang mengklaim serangan balasan terhadap pasukan Israel. Mereka juga melaporkan peluncuran rudal ke lokasi militer di Israel tengah pada Kamis pagi, yang memicu sirene serangan udara di wilayah tersebut.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Trump Ungkap Strategi Berani Rebut Minyak Iran

27-03-2026 - 03.00

Terkuak Angka Fantastis Pengungsi Iran Lebanon

26-03-2026 - 23.00

Mantan Presiden Venezuela Siap Hadapi Sidang Penentu di New York

26-03-2026 - 21.45

Trump Beri Ultimatum Iran Waktu Habis

26-03-2026 - 21.30

Selat Hormuz Terbuka untuk Malaysia Indonesia Menanti

26-03-2026 - 21.15

Iran Ungkap Syarat Mutlak Akhiri Perang

26-03-2026 - 21.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.