Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Rencana Gila Trump Rebut Pulau
Trending Indonesia

Rencana Gila Trump Rebut Pulau

GunawatiBy Gunawati20-03-2026 - 21.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rencana Gila Trump Rebut Pulau
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan pernah mempertimbangkan rencana drastis untuk menduduki atau memblokade Pulau Kharg di Iran. Langkah ini disebut-sebut sebagai upaya untuk menekan Teheran agar membuka kembali Selat Hormuz yang strategis.

Menurut laporan media AS Axios, yang dikutip oleh Al Jazeera pada Maret, di masa pemerintahannya, salah satu sumber menyebutkan, "Kita butuh sekitar satu bulan untuk lebih melemahkan Iran dengan serangan, merebut pulau itu, dan kemudian mengendalikan mereka dan menggunakannya untuk negosiasi."

Rencana Gila Trump Rebut Pulau
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pulau Kharg sendiri merupakan pusat ekspor minyak utama Iran, menangani sekitar 90% dari total ekspor minyak negara tersebut. Serangan AS dan Israel di pulau ini akan menargetkan instalasi militer. Namun, invasi darat akan menempatkan pasukan AS dalam jangkauan serangan balasan Iran yang signifikan.

Di tengah ketegangan yang digambarkan sebagai "perang melawan Iran", militer AS telah menyetujui pengerahan pasukan tambahan ke wilayah tersebut. Seorang pejabat senior pemerintahan Trump kepada Axios mengonfirmasi, "Jika [Trump] memutuskan untuk melakukan invasi pantai, itu akan terjadi. Tetapi keputusan itu belum dibuat," terkait rencana pembukaan kembali Selat Hormuz.

Sebelumnya, Trump juga pernah mengklaim bahwa militer AS telah membombardir target militer di Pulau Kharg. Ia bahkan mengancam akan menyerang infrastruktur minyak pulau tersebut. "Komando Pusat Amerika Serikat melakukan salah satu serangan bom paling dahsyat dalam sejarah Timur Tengah, dan benar-benar menghancurkan setiap target MILITER di permata mahkota Iran, Pulau Kharg," tulis Trump di media sosial, seperti dilansir AFP pada Maret.

Menanggapi klaim Trump tersebut, Angkatan Bersenjata Iran memberikan ancaman balasan. Markas Besar Pusat Al-Anbiya pada militer Iran, melalui pernyataan yang dilansir AFP, menegaskan bahwa infrastruktur minyak dan energi milik perusahaan-perusahaan yang bekerja sama dengan AS akan "segera dihancurkan dan diubah menjadi timbunan abu" jika fasilitas energi Iran diserang. Pernyataan ini dilaporkan oleh kantor berita Fars dan Tasnim sebagai respons langsung terhadap ancaman AS.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

AS Gelontorkan Dana Fantastis, Perang Iran Tanpa Batas Waktu Terungkap

20-03-2026 - 23.15

20-03-2026 - 23.01

Trump Murka Besar Sekutu NATO Dituding Pengecut

20-03-2026 - 21.45

Hormuz Eropa Hanya Mau Jika Ini Terjadi

20-03-2026 - 21.15

Api Misterius Hanguskan Fasilitas Senjata Israel Eropa Was-was

20-03-2026 - 21.00

Kilang Minyak Kuwait Terbakar Hebat Teluk Memanas

20-03-2026 - 18.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.