Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia Terakhir Paus Fransiskus: Peti Jenazah Disegel
Trending Indonesia

Rahasia Terakhir Paus Fransiskus: Peti Jenazah Disegel

GunawatiBy Gunawati26-04-2025 - 09.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia Terakhir Paus Fransiskus: Peti Jenazah Disegel
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan, setelah ratusan ribu pelayat memberikan penghormatan terakhir, peti jenazah Paus Fransiskus akhirnya disegel dalam sebuah upacara pribadi di Basilika Santo Petrus, Vatikan. Upacara sakral ini menjadi penutup perjalanan hidup pemimpin Gereja Katolik tersebut sebelum pemakamannya pada Sabtu pagi waktu setempat.

Selama tiga hari, Basilika Santo Petrus dipadati sekitar 250.000 pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada Paus yang telah wafat. Usai kerumunan tersebut berkurang, suasana Basilika menjadi hening. Jenazah Paus Fransiskus disemayamkan di depan altar Confessio, terbaring dalam peti kayu sederhana yang dibalut kasula merah, dengan mitra putih dan rosario di tangannya. Sesuai wasiatnya, peti jenazah diletakkan langsung di atas tanah, tanpa katafalque.

Rahasia Terakhir Paus Fransiskus: Peti Jenazah Disegel
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Upacara penyegelan peti jenazah dipimpin oleh Kardinal Camerlengo Kevin Farrell. Dia memulai dengan membacakan dokumen yang merangkum perjalanan hidup Jorge Mario Bergoglio, termasuk masa kerjanya sebagai Paus. Dokumen tersebut menekankan bahwa kenangan Paus ke-266 akan tetap abadi di hati gereja dan umat manusia. Detail-detail unik kehidupan Paus, seperti kesederhanaannya saat tinggal di Jerman pada akhir 1980-an dan kehidupannya di Argentina, juga dibacakan. "Dia adalah seorang pendeta sederhana dan populer di keuskupan agungnya, yang bepergian dengan metro dan bus. Dia tinggal di sebuah flat dan menyiapkan makanannya sendiri," demikian kutipan dari dokumen tersebut.

Uskup Agung Diego Ravelli menutup wajah Paus dengan kain sutra putih, sementara Kardinal-Camerlengo Farrell memerciki air suci. Berbagai benda bersejarah, termasuk koin dan medali yang dicetak selama masa kepausannya, turut ditempatkan dalam peti jenazah. Setelah itu, tutup peti jenazah seng dipasang, bersama salib, lambang Paus, dan plakat bertuliskan nama, tanggal lahir dan wafat, serta masa pelayanannya sebagai Paus Petrus. Mazmur dilantunkan mengiringi prosesi sakral ini. Peti jenazah seng kemudian disegel, ditandai dengan cap dari Kardinal Camerlengo, Prefektur Rumah Tangga Kepausan, Kantor Perayaan Liturgi, dan Kapitel Vatikan. Terakhir, peti kayu luar yang menampilkan salib dan lambang Paus juga disegel. Proses penyegelan ini menandai babak akhir dari penghormatan publik dan memulai persiapan pemakaman Paus Fransiskus.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Samudra Hindia Membara Kapal Iran Tenggelam

05-03-2026 - 03.45

Iran Siap Balas Dendam Qatar Murka

05-03-2026 - 03.30

Macron Bergerak Kapal Induk Menuju Titik Panas

05-03-2026 - 03.15

Langit Israel Mencekam Sirene Meraung di Mana mana

05-03-2026 - 03.00

Rudal Iran Hancur di Langit Turki Target Asli Mengejutkan

04-03-2026 - 23.45

Eropa Dalam Bidikan Iran Peringatan Keras Dikeluarkan

04-03-2026 - 23.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.