Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia Perdamaian Ukraina: Trump Pegang Kunci?
Trending Indonesia

Rahasia Perdamaian Ukraina: Trump Pegang Kunci?

GunawatiBy Gunawati17-05-2025 - 07.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia Perdamaian Ukraina: Trump Pegang Kunci?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Perdamaian antara Ukraina dan Rusia masih menjadi misteri. Internationalmedia.co.id melaporkan pernyataan mengejutkan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan bahwa nasib perundingan kedua negara bergantung pada pertemuan langsungnya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Trump, dalam wawancara di Air Force One, mengatakan, "Saya tidak yakin apa pun akan terjadi sampai dia (Putin) dan saya bertemu." Pernyataan ini disampaikan saat Trump gencar mengupayakan perdamaian, sementara Putin absen dalam pertemuan langsung antara Zelensky dan delegasi Rusia di Turki.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sendiri telah menantang Putin untuk berunding langsung di Turki, sebagai bukti keseriusan Rusia dalam mencapai perdamaian. Pertemuan di Turki menandai perundingan langsung pertama kedua negara setelah lebih dari tiga tahun perang. Namun, Rusia hanya mengirimkan delegasi tingkat rendah di bawah pimpinan Vladimir Medinsky, penasihat Putin yang dikenal agresif dan meragukan eksistensi Ukraina. Delegasi Ukraina dipimpin oleh Menteri Pertahanan Rustem Umerov.

Rahasia Perdamaian Ukraina: Trump Pegang Kunci?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menanggapi absennya Putin, Trump menyatakan belum mengecek detail delegasi Rusia, namun dengan lugas mengatakan, "Jelas dia tidak akan datang. Dia akan datang, tetapi dia pikir saya akan datang. Dia tidak akan datang jika saya tidak ada di sana." Trump bahkan menyatakan kesiapannya terbang ke Turki jika ada perkembangan berarti dalam perundingan. Sikap Trump ini bertolak belakang dengan pendahulunya, Joe Biden, yang menekankan Ukraina harus berunding sendiri soal masa depannya. Pertanyaan besar kini muncul: akankah pertemuan Trump-Putin menjadi kunci penyelesaian konflik Ukraina-Rusia?

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rudal Iran Hancur di Langit Turki Target Asli Mengejutkan

04-03-2026 - 23.45

Eropa Dalam Bidikan Iran Peringatan Keras Dikeluarkan

04-03-2026 - 23.30

Rusia Bongkar Taktik AS di Balik Serangan Iran

04-03-2026 - 23.15

Samudra Hindia Saksi Bisu Serangan Senyap

04-03-2026 - 23.00

Spanyol Berani Tolak AS Trump Ngamuk

04-03-2026 - 21.45

Sikap Tegas Spanyol Bikin Trump Murka

04-03-2026 - 21.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.