Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia di Balik Asap Kapel Sistina: Siapa Paus Baru?
Trending Indonesia

Rahasia di Balik Asap Kapel Sistina: Siapa Paus Baru?

GunawatiBy Gunawati13-05-2025 - 09.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia di Balik Asap Kapel Sistina: Siapa Paus Baru?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Asap hitam kembali mengepul dari cerobong Kapel Sistina. Internationalmedia.co.id melaporkan, dunia Katolik kembali dibuat penasaran dengan hasil hari kedua pemilihan Paus, Kamis (8/5). Para kardinal masih berjuang mencapai konsensus untuk memilih pengganti Paus Fransiskus.

Hari pertama konklaf, Rabu (7/5), menghasilkan asap hitam, pertanda belum ada kesepakatan. Ke-133 kardinal menghabiskan malam di wisma tamu Santa Marta dan menggelar misa pribadi sebelum kembali ke proses pemilihan. Jika pagi ini tak ada pemenang, pemungutan suara akan berlanjut hingga sore hari. Proses ini akan terus berlangsung hingga terpilih Paus ke-267. Rahasia konklaf dijaga ketat, satu-satunya petunjuk adalah warna asap dari cerobong Kapel Sistina. Asap hitam berarti belum ada keputusan, sementara asap putih menandakan terpilihnya Paus baru.

Rahasia di Balik Asap Kapel Sistina: Siapa Paus Baru?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Proses pemilihan yang berlangsung di balik pintu tertutup ini sudah berlangsung berabad-abad. Pemilihan Paus sebelumnya pernah berlangsung selama dua hari, namun ada juga yang mencapai lima hari, bahkan terlama hingga hampir tiga tahun.

Ribuan orang, mulai dari peziarah hingga turis, memadati Lapangan Santo Petrus, menantikan kabar dari dalam Kapel Sistina. Seorang peziarah dari Texas, James Kleineck, menyatakan optimismenya meski melihat asap hitam. Sementara Barbara Mason dari Kanada berharap Paus baru melanjutkan kebijakan progresif Paus Fransiskus.

Konklaf 2025 tercatat sebagai yang terbesar dan paling internasional, melibatkan kardinal dari sekitar 70 negara. Proses pemilihan ini menjadi sorotan dunia, menanti siapa yang akan memimpin 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Australia Kerahkan Aset Militer Timur Tengah Bergolak

05-03-2026 - 23.45

Ketegangan Memanas Kapal Iran Kedua Menuju Sri Lanka

05-03-2026 - 23.30

Drone Iran Hantam Azerbaijan Ancaman Balasan Menggema

05-03-2026 - 23.15

Pangkalan AS di Kuwait Diserbu Drone Iran

05-03-2026 - 23.00

Drone Serang Warga Azerbaijan Presiden Siapkan Balasan

05-03-2026 - 21.45

Bukan Azerbaijan Ini Target Asli Iran

05-03-2026 - 21.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.