Pyongyang – Internationalmedia.co.id – News Korea Utara (Korut) kembali membuat publik internasional menoleh dengan rilisnya sebuah foto langka. Gambar tersebut menampilkan putri pemimpin negara itu, Kim Jong Un, Ju Ae, sedang menembakkan senapan di sebuah lapangan tembak. Momen ini sontak memicu spekulasi yang semakin kuat bahwa remaja tersebut tengah dipersiapkan untuk mengambil alih kepemimpinan negara nuklir tersebut.
Ju Ae, putri Kim Jong Un yang kini beranjak remaja, telah lama dipandang sebagai calon penerus takhta. Kehadirannya dalam serangkaian acara publik belakangan ini, termasuk parade militer dan penutupan kongres Partai Buruh Korea yang berkuasa, semakin menguatkan dugaan tersebut.

Kantor berita Korean Central News Agency (KCNA) pada Sabtu (28/2/2026) merilis foto Ju Ae yang menarik perhatian. Dalam gambar tersebut, ia terlihat memegang senapan di lapangan tembak terbuka, membidik melalui teropong dengan jari di pelatuk, dan asap mengepul dari laras senjata. Jaket kulit yang dikenakannya, sering menjadi simbol otoritas bagi dirinya dan ayahnya, menambah kesan serius pada penampilannya.
KCNA juga melaporkan bahwa sebelumnya, Kim Jong Un menyerahkan senapan sniper terbaru kepada para pejabat senior partai dan militer, sebuah isyarat penghargaan dan "kepercayaan mutlak". Pemimpin Korut itu kemudian mengunjungi lapangan tembak bersama para pejabat, di mana ia sendiri menembakkan senapan dan berfoto bersama.
Foto Ju Ae ini muncul setelah badan intelijen Korea Selatan (Korsel) bulan ini menyatakan bahwa Pyongyang tampaknya telah memulai proses penunjukan Ju Ae sebagai penerus. Mantan presiden Universitas Studi Korea Utara di Seoul, Yang Moo Jin, kepada AFP, menafsirkan foto-foto tersebut sebagai bukti bahwa Ju Ae "menerima pelatihan sebagai penerus" dengan menyoroti kemampuannya memegang dan menembakkan senjata.
Tak hanya Ju Ae, KCNA dalam laporannya juga menyebut Kim Yo Jong, saudara perempuan Kim Jong Un, akan memimpin departemen urusan umum partai, peran yang disamakan analis dengan sekretaris jenderal partai. Dinasti Kim telah memerintah Korut dengan tangan besi selama puluhan tahun, dengan kultus kepribadian seputar "garis keturunan Paektu" yang mendominasi kehidupan di negara terisolasi tersebut.

