Internationalmedia.co.id – News Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini melakukan kontak telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Fokus utama diskusi mereka adalah eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang semakin memanas. Dalam panggilan tersebut, Putin mendesak agar ketegangan di antara pihak-pihak yang bertikai segera mereda. Ia juga berharap agar negara-negara yang terlibat memilih jalur perundingan politik sebagai solusi penyelesaian konflik.
Pernyataan resmi dari Kremlin, seperti dilansir AFP pada Selasa (11/3/2026), menggarisbawahi komitmen Presiden Rusia terhadap penurunan ketegangan yang cepat dan resolusi konflik melalui cara-cara diplomatik. Kremlin juga menyebutkan bahwa percakapan tersebut berlangsung dalam suasana yang akrab dan produktif. Selain itu, Rusia telah mengkonfirmasi pengiriman bantuan kepada Iran.

Menanggapi dukungan tersebut, Presiden Pezeshkian menyampaikan apresiasi kepada Rusia, khususnya atas bantuan kemanusiaan yang telah diberikan kepada negaranya.
Konflik bersenjata antara Iran melawan AS dan Israel meletus pada Sabtu (28/2). Dimulai dengan serangan gabungan AS dan Israel terhadap Teheran, ibu kota Iran. Serangan tersebut segera ditanggapi oleh Iran dengan melancarkan balasan ke sejumlah pangkalan militer AS di berbagai negara Timur Tengah. Tragisnya, perang ketiga negara itu juga berujung pada wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akibat serangan AS dan Israel.
Hampir dua pekan berlalu sejak konflik dimulai, namun belum ada tanda-tanda yang menunjukkan perang akan segera berakhir. Baik AS, Israel, maupun Iran terus melancarkan serangan terbaru ke lokasi markas militer masing-masing, memperpanjang ketegangan di kawasan.

