Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Pulang ke Swedia, Greta Thunberg Ungkap Pengalaman Mengejutkan
Trending Indonesia

Pulang ke Swedia, Greta Thunberg Ungkap Pengalaman Mengejutkan

GunawatiBy Gunawati11-06-2025 - 09.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Pulang ke Swedia, Greta Thunberg Ungkap Pengalaman Mengejutkan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Greta Thunberg, aktivis lingkungan terkenal, telah kembali ke Swedia setelah dideportasi dari Israel. Internationalmedia.co.id melaporkan, kepulangannya disambut oleh puluhan pendukung yang mengibarkan bendera Palestina di Bandara Arlanda, Stockholm. Peristiwa ini terjadi setelah Thunberg dan sebelas aktivis lainnya dicegat oleh pasukan keamanan Israel saat berupaya mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, menerobos blokade yang diberlakukan Israel.

Di Paris, sebelum kembali ke tanah kelahirannya, Thunberg mengecam keras tindakan Israel, menyebutnya sebagai ‘penculikan’. Ia mengungkapkan rasa cemasnya selama berada di kapal Madleen, dan mengaku takut akan sikap diam dunia terhadap apa yang disebutnya sebagai "genosida yang sedang berlangsung" di Gaza. Wanita berusia 22 tahun ini menuduh Israel melakukan "genosida sistematis" dan "kelaparan sistematis terhadap lebih dari dua juta orang" di wilayah tersebut. Tuduhan ini sejalan dengan pernyataan beberapa organisasi HAM seperti Amnesty International, meskipun Israel sendiri membantah keras tuduhan tersebut.

Pulang ke Swedia, Greta Thunberg Ungkap Pengalaman Mengejutkan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Setelah tiba di Swedia, Thunberg kembali menyuarakan keprihatinannya atas pelanggaran hukum internasional dan kejahatan perang yang ia yakini dilakukan oleh Israel. Ia menyerukan tindakan nyata, baik dari pemerintah maupun individu, untuk mendesak penghentian konflik dan pelanggaran HAM di Gaza. Thunberg sendiri sempat ditahan bersama delapan aktivis lainnya, namun kemudian dideportasi bersama empat orang lainnya. Kisah kepulangannya ini menjadi sorotan dunia, dan kembali memicu perdebatan internasional mengenai situasi di Gaza.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Selat Hormuz Mencekam Jalur Minyak Dunia Terancam

13-03-2026 - 07.00

Teheran Diguncang Israel Luncurkan Serangan Baru

13-03-2026 - 03.45

Tragedi Kampus AS Pelaku Tewas

13-03-2026 - 03.15

Pemimpin Baru Iran Perintahkan Pemblokiran Penuh Selat Hormuz

13-03-2026 - 03.00

Trump Izinkan Iran di Piala Dunia Namun Ada Peringatan Serius

12-03-2026 - 23.30

Pemimpin Baru Iran Bersumpah Balas Dendam Prioritas Utama

12-03-2026 - 23.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.