Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Pertemuan Puncak di Turki: Zelensky Tunggu Putin
Trending Indonesia

Pertemuan Puncak di Turki: Zelensky Tunggu Putin

GunawatiBy Gunawati14-05-2025 - 15.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Pertemuan Puncak di Turki: Zelensky Tunggu Putin
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id memberitakan perkembangan terbaru terkait konflik Ukraina-Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan kesiapannya bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Turki, Kamis (15/5). Zelensky telah mengkonfirmasi kehadirannya di Ankara, namun hingga kini Putin masih belum memberikan konfirmasi.

Menurut laporan internationalmedia.co.id, Zelensky akan bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terlebih dahulu. Keduanya akan menunggu kedatangan Putin untuk memulai perundingan damai. Zelensky menegaskan tekadnya untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata. "Untuk mencapai gencatan senjata, saya harus berunding dengan (Putin), karena hanya dialah yang dapat memutuskannya," ujar Zelensky kepada wartawan di Kyiv.

Pertemuan Puncak di Turki: Zelensky Tunggu Putin
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, jika Putin tak hadir, Zelensky mengancam akan meminta negara-negara Eropa dan Amerika Serikat untuk menjatuhkan sanksi tambahan yang lebih berat terhadap Rusia. Tekanan dari Washington untuk kedua pihak agar berunding telah meningkat sejak Presiden AS Donald Trump kembali menjabat. Trump bahkan menyatakan bahwa Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, akan hadir dalam pertemuan tersebut.

Sebelumnya, para pemimpin Eropa telah melayangkan ancaman sanksi besar-besaran terhadap Rusia jika Putin menolak usulan gencatan senjata selama 30 hari. Ancaman ini, yang membutuhkan dukungan AS, belum berhasil membuat Putin bergeming. Kanselir Jerman, Friedrich Merz, kembali menegaskan ancaman sanksi tersebut, menyatakan bahwa jika tidak ada kemajuan nyata, Eropa akan mempertimbangkan pengetatan sanksi secara signifikan. Presiden Prancis, Emmanuel Macron, juga mendukung penerapan sanksi baru, dengan sektor keuangan, minyak, dan gas sebagai target potensial. Pertemuan di Turki ini menjadi titik krusial dalam upaya mengakhiri konflik yang berkepanjangan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Australia Kerahkan Aset Militer Timur Tengah Bergolak

05-03-2026 - 23.45

Ketegangan Memanas Kapal Iran Kedua Menuju Sri Lanka

05-03-2026 - 23.30

Drone Iran Hantam Azerbaijan Ancaman Balasan Menggema

05-03-2026 - 23.15

Pangkalan AS di Kuwait Diserbu Drone Iran

05-03-2026 - 23.00

Drone Serang Warga Azerbaijan Presiden Siapkan Balasan

05-03-2026 - 21.45

Bukan Azerbaijan Ini Target Asli Iran

05-03-2026 - 21.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.