Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Peringatan Terbaru dari Gedung Putih Dunia Menahan Napas
Trending Indonesia

Peringatan Terbaru dari Gedung Putih Dunia Menahan Napas

GunawatiBy Gunawati14-02-2026 - 18.15Tidak ada komentar3 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Peringatan Terbaru dari Gedung Putih Dunia Menahan Napas
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan pengerahan kapal induk kedua menuju kawasan tersebut. Langkah ini, yang secara langsung meningkatkan tekanan militer terhadap Iran di tengah kebuntuan negosiasi program nuklir mereka, menjadi sorotan utama Internationalmedia.co.id – News pada hari Sabtu (14/2/2026).

Pernyataan Trump ini disampaikan kepada wartawan pada Jumat (13/2) waktu setempat. Ketika ditanya mengenai laporan potensi pemindahan kapal induk USS Gerald R. Ford dari Karibia ke Timur Tengah, Trump dengan tegas menyatakan, "Kapal itu akan segera berangkat." Ia menambahkan bahwa jika kesepakatan nuklir tidak tercapai, pengerahan ini akan sangat dibutuhkan. Lebih jauh, dalam kesempatan yang sama di pangkalan militer Fort Bragg, Carolina Utara, Trump bahkan mengutarakan pandangannya mengenai kemungkinan perubahan rezim di Iran. Menurutnya, hal tersebut "akan menjadi hal terbaik yang bisa terjadi," sebuah pernyataan yang tentu memicu beragam spekulasi dan reaksi.

Peringatan Terbaru dari Gedung Putih Dunia Menahan Napas
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Di tengah eskalasi retorika dari Washington, suara lain yang menyerukan perubahan di Iran datang dari Reza Pahlavi, putra Shah terakhir Iran yang kini hidup dalam pengasingan. Dari Konferensi Keamanan Munich, tokoh oposisi yang bermukim di Amerika Serikat ini mendesak komunitas internasional untuk melakukan intervensi demi mendukung rakyat Iran. Pahlavi, yang belum kembali ke tanah airnya sejak revolusi Islam 1979, juga menyerukan warga Iran baik di dalam maupun luar negeri untuk terus melancarkan demonstrasi menentang republik Islam. Ia percaya bahwa Iran memerlukan "faktor penyeimbang" untuk menggulingkan otoritas ulama, seraya berharap intervensi akan "menetralkan instrumen penindasan rezim" dan membuka jalan bagi "solusi akhir."

Beralih ke benua Eropa, sebuah insiden tragis mengguncang Paris. Polisi Prancis terpaksa menembak mati seorang pria bersenjata pisau di bawah Arc de Triomphe. Insiden ini terjadi saat pria tersebut diduga mengancam petugas yang tengah bertugas dalam sebuah seremoni penting. Menurut laporan AFP, pria itu ditembak beberapa kali pada Jumat (13/2) setelah mengancam petugas selama upacara penyalaan kembali api di makam prajurit tak dikenal. Seorang pengawal kehormatan dilaporkan mengalami luka ringan akibat tusukan pisau sebelum petugas lain melepaskan tembakan. Pelaku diketahui juga membawa gunting.

Sementara itu, di dunia korporasi, Sultan Ahmed bin Sulayem mengundurkan diri dari posisinya sebagai CEO raksasa logistik DP World yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab. Pengunduran diri ini, yang berlaku segera pada Jumat (13/2), diumumkan di tengah meningkatnya tekanan terkait hubungannya dengan terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. DP World, yang mengelola terminal pelabuhan di enam benua dan merupakan pemain kunci dalam infrastruktur perdagangan global, dengan cepat menunjuk Essa Kazim sebagai ketua grup dan Yuvraj Narayan sebagai CEO baru. Foto Sulayem pun segera dihapus dari situs web perusahaan, menandakan upaya cepat untuk memutus hubungan dengan kontroversi tersebut.

Berbagai peristiwa ini, dari ketegangan geopolitik hingga insiden keamanan dan skandal korporasi, menunjukkan dinamika global yang terus bergejolak.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Nyawa Tak Bersalah Melayang di Lebanon

25-03-2026 - 10.45

Raksasa Laut Amerika Terpaksa Mundur

25-03-2026 - 10.30

Amerika Kirim Ribuan Pasukan Elite Misteri Tujuan

25-03-2026 - 10.15

Iran Buka Selat Hormuz Syaratnya Tak Terduga

25-03-2026 - 10.00

Paus Leo XIV Desak Hentikan Pertumpahan Darah di Timur Tengah

25-03-2026 - 07.45

Terungkap Rencana Trump Ganti Pemimpin Iran

25-03-2026 - 07.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.