Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Peringatan Keras Iran Invasi Darat AS Bencana Besar
Trending Indonesia

Peringatan Keras Iran Invasi Darat AS Bencana Besar

GunawatiBy Gunawati06-03-2026 - 12.45Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Peringatan Keras Iran Invasi Darat AS Bencana Besar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melayangkan peringatan tegas kepada Amerika Serikat dan Israel. Dalam wawancara eksklusif dengan NBC News di Teheran pada Kamis (5/3), Araghchi menegaskan kesiapan Iran menghadapi potensi invasi darat dari AS, bahkan menyebutnya sebagai "bencana besar" bagi Washington. Pesan ini disampaikan di tengah eskalasi agresi yang terus-menerus terhadap Republik Islam tersebut.

Ketika ditanya apakah Iran gentar dengan kemungkinan serangan darat AS, Araghchi menjawab dengan lugas, "Tidak, kami menunggu mereka." Ia menambahkan, "Karena kami yakin bahwa kami dapat menghadapi mereka, dan itu akan menjadi bencana besar bagi mereka." Pernyataan ini, seperti dilansir Press TV pada Jumat (6/3), menggarisbawahi kepercayaan diri militer Iran yang telah mempersiapkan diri untuk setiap skenario yang mungkin terjadi.

Peringatan Keras Iran Invasi Darat AS Bencana Besar
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Komentar Araghchi muncul di tengah meluasnya konflik yang dimulai dengan agresi besar-besaran oleh AS dan Israel sejak Sabtu (28/2). Ia menekankan bahwa Iran tidak pernah meminta gencatan senjata dan tetap teguh dalam komitmennya untuk melawan agresi tersebut. Mengingat kembali perang 12 hari pada Juni tahun lalu, Araghchi menyebutkan bahwa justru Israel yang pada akhirnya meminta gencatan senjata setelah Iran berhasil menahan serangan mereka terhadap fasilitas nuklir.

Araghchi juga menyoroti insiden tragis serangan AS-Israel terhadap sebuah Sekolah Dasar di Minab, Iran selatan, yang merenggut nyawa 171 anak-anak. Ia sepenuhnya membebankan tanggung jawab atas serangan keji ini kepada militer AS dan Israel, mempertanyakan perbedaan antara keduanya dalam melakukan pelanggaran berat terhadap warga sipil tak berdosa.

Lebih lanjut, Menteri Luar Negeri Iran itu mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap pengalaman negosiasi dengan Amerika Serikat, khususnya di bawah pemerintahan saat ini. "Faktanya adalah kita tidak memiliki pengalaman positif dalam bernegosiasi dengan Amerika Serikat… terutama dengan pemerintahan ini," ujar Araghchi. Ia menuding AS melakukan pengkhianatan berulang kali, dengan menyerang Iran di tengah proses negosiasi yang telah dilakukan dua kali tahun lalu dan tahun ini. Oleh karena itu, Araghchi melihat tidak ada alasan untuk kembali terlibat dengan pihak yang bernegosiasi dengan itikad buruk.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Kematian Ali Larijani Mengguncang Timur Tengah

19-03-2026 - 07.00

Idul Fitri Jumat Keputusan Resmi

19-03-2026 - 03.15

Israel Umumkan Perburuan Tanpa Henti

19-03-2026 - 03.00

Israel Akui Bunuh Menteri Intelijen Iran Dunia Menanti Reaksi

18-03-2026 - 18.30

Iran Geger Penangkapan Besar Besaran

18-03-2026 - 18.00

Beirut Berdarah Dini Hari

18-03-2026 - 16.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.