Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Perbatasan Berdarah Afghanistan Tawarkan Solusi Tak Terduga
Trending Indonesia

Perbatasan Berdarah Afghanistan Tawarkan Solusi Tak Terduga

GunawatiBy Gunawati01-03-2026 - 03.30Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Perbatasan Berdarah Afghanistan Tawarkan Solusi Tak Terduga
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News, Jakarta – Ketegangan di perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan mencapai puncaknya setelah serangkaian bentrokan bersenjata yang sengit. Di tengah situasi yang memanas dan eskalasi konflik yang mengkhawatirkan, pemerintah Taliban di Afghanistan secara mengejutkan mengajukan tawaran penyelesaian melalui jalur damai dan musyawarah. Informasi ini dihimpun internationalmedia.co.id pada Minggu (1/3/2026).

Konflik antara kedua negara bertetangga ini telah berkobar sejak Kamis (26/2) malam. Kabul mengumumkan serangan perbatasan sebagai balasan atas gempuran udara yang dilancarkan Islamabad sebelumnya. Pakistan kemudian membalas dengan membombardir sejumlah wilayah Afghanistan, termasuk ibu kota Kabul, Kandahar, dan Paktia, pada Jumat (27/2) pagi, memperparah kondisi di garis depan.

Perbatasan Berdarah Afghanistan Tawarkan Solusi Tak Terduga
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid, dalam konferensi pers yang digelar di Kandahar, menegaskan kembali komitmen Afghanistan terhadap dialog. "Kami telah berulang kali menekankan solusi damai dan masih menginginkan masalah ini diselesaikan melalui dialog," ujarnya, seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu (28/2). Mujahid menekankan bahwa Afghanistan terbuka lebar untuk menggelar pembicaraan dengan pihak Pakistan.

Namun, di balik tawaran damai tersebut, Mujahid juga menyoroti bahwa pesawat-pesawat militer Pakistan "masih mengudara di atas Afghanistan" beberapa jam setelah Islamabad melancarkan serangan udara. Ia mengklaim sedikitnya 13 tentara Afghanistan tewas dan 22 personel lainnya luka-luka dalam bentrokan tersebut, dengan 13 warga sipil juga turut menjadi korban. Afghanistan menuduh Pakistan "tidak menunjukkan kemauan untuk menyelesaikan masalah melalui dialog" dan membantah tuduhan Pakistan bahwa kelompok Taliban Pakistan menggunakan wilayah Afghanistan untuk melancarkan serangan.

Lebih lanjut, Mujahid mengklaim bahwa 55 tentara Pakistan telah tewas dan banyak lainnya terluka dalam bentrokan perbatasan, dengan 19 pos hancur. "Kami memiliki 23 jenazah tentara Pakistan, selain beberapa lainnya yang ditangkap, yang jumlahnya akan kami umumkan nanti," tambah Mujahid, memberikan gambaran suram tentang dampak konflik.

Situasi semakin dramatis dengan insiden penembakan jatuh sebuah jet tempur Pakistan di kota Jalalabad, Afghanistan, pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Otoritas Afghanistan mengklaim berhasil menembak jatuh pesawat tersebut dan menangkap pilotnya dalam keadaan hidup-hidup.

Juru bicara kepolisian setempat, Tayeb Hammad, mengonfirmasi insiden tersebut dalam pernyataannya. "Sebuah jet tempur Pakistan ditembak jatuh di distrik keenam kota Jalalabad, dan pilotnya ditangkap hidup-hidup," katanya. Senada, juru bicara militer di wilayah Afghanistan bagian timur, Wahidullah Mohammadi, juga membenarkan bahwa sebuah jet tempur Pakistan ditembak jatuh oleh pasukan Afghanistan dan pilotnya berhasil ditangkap hidup-hidup.

Saksi mata di lapangan melaporkan kepada jurnalis AFP bahwa mereka mendengar suara jet tempur mengudara di Jalalabad, yang kemudian disusul oleh suara dua ledakan dari arah bandara di kota tersebut pada Sabtu (28/2). Pilot jet tempur Pakistan itu dilaporkan melontarkan diri keluar dari pesawat dengan terjun payung sebelum akhirnya ditangkap oleh otoritas Afghanistan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari otoritas Pakistan terkait klaim penembakan jatuh jet tempur dan penangkapan pilot tersebut.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Dunia Menahan Napas di Hormuz

01-03-2026 - 03.45

Teheran Bergetar Pemimpin Tertinggi Iran Dikabarkan Tewas

01-03-2026 - 03.15

Israel Mencekam Dua Korban Rudal Iran Terluka

01-03-2026 - 03.00

Dubai Lumpuh Total Imbas Gejolak Timur Tengah

28-02-2026 - 23.45

Dua Tokoh Penting Iran Tewas

28-02-2026 - 23.30

Trump Ungkap Potensi Korban AS Usai Gempur Iran

28-02-2026 - 23.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.