Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Perang Iran Berakhir dalam Hitungan Minggu
Trending Indonesia

Perang Iran Berakhir dalam Hitungan Minggu

GunawatiBy Gunawati07-03-2026 - 10.00Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Perang Iran Berakhir dalam Hitungan Minggu
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Washington, D.C. – Sebuah pernyataan signifikan datang dari Gedung Putih, mengindikasikan bahwa Amerika Serikat berada di jalur yang tepat untuk mengambil alih kendali penuh atas wilayah udara Iran. Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, pada Jumat (6/3) waktu setempat, mengungkapkan proyeksi ambisius bahwa tujuan ini diperkirakan akan tercapai dalam rentang waktu empat hingga enam minggu.

Dalam konferensi pers yang sama, Leavitt menjelaskan lebih lanjut mengenai visi Washington terhadap konflik ini. Ia menegaskan bahwa ketika Presiden Donald Trump, sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata AS, menilai Iran tidak lagi menjadi ancaman bagi Amerika Serikat dan Operasi Epic Fury telah mencapai sasarannya, maka Iran secara efektif akan berada dalam posisi ‘penyerahan tanpa syarat’. Pernyataan ini menggemakan komentar Trump sebelumnya pada 6 Maret, yang menekankan bahwa tidak akan ada kesepakatan dengan Iran tanpa penyerahan total.

Perang Iran Berakhir dalam Hitungan Minggu
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Selain fokus pada dominasi udara dan penyerahan, Gedung Putih juga mengisyaratkan keterlibatan AS dalam menentukan masa depan politik Iran. Leavitt mengonfirmasi bahwa Washington sedang mempertimbangkan sejumlah kandidat potensial untuk memimpin Iran pasca-konflik. Pernyataan ini muncul sehari setelah Presiden Trump, dalam wawancara dengan Reuters pada 5 Maret, secara terbuka menyatakan bahwa Amerika Serikat harus berperan dalam pemilihan pemimpin Iran berikutnya.

Menanggapi pertanyaan wartawan, Leavitt menyatakan, "Saya tahu ada sejumlah individu yang sedang dipertimbangkan oleh badan intelijen kami dan pemerintah Amerika Serikat, namun saya tidak akan merinci lebih lanjut mengenai hal itu." Keterlibatan AS dalam suksesi kepemimpinan ini menjadi krusial, terutama setelah Trump sebelumnya mengindikasikan bahwa putra mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang sempat disebut-sebut sebagai kandidat kuat, kemungkinan besar tidak akan menjadi penerus. Khamenei sendiri dilaporkan tewas dalam serangan militer gabungan AS dan Israel pada fase awal konflik.

Dengan target penguasaan wilayah udara yang jelas dan pertimbangan serius terhadap struktur kepemimpinan Iran di masa depan, Washington tampaknya mengirimkan pesan tegas mengenai tekadnya untuk mengakhiri konflik dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh Amerika Serikat.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Kematian Ali Larijani Mengguncang Timur Tengah

19-03-2026 - 07.00

Idul Fitri Jumat Keputusan Resmi

19-03-2026 - 03.15

Israel Umumkan Perburuan Tanpa Henti

19-03-2026 - 03.00

Israel Akui Bunuh Menteri Intelijen Iran Dunia Menanti Reaksi

18-03-2026 - 18.30

Iran Geger Penangkapan Besar Besaran

18-03-2026 - 18.00

Beirut Berdarah Dini Hari

18-03-2026 - 16.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.