MEDAN – Sebuah insiden tak terduga mewarnai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Universitas Islam Negeri Sumatra Utara (UINSU) Pancing, Medan. Tali bendera yang akan dikibarkan putus, namun aksi heroik seorang petugas keamanan kampus berhasil menyelamatkan jalannya upacara. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, peristiwa yang terekam dalam video viral ini terjadi pada Selasa (18/8/2026), menampilkan Bayu, sang satpam, memanjat tiang bendera tanpa ragu.
Momen krusial itu terjadi saat pasukan pengibar bendera (Paskibra) bersiap mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Menurut Bayu, yang diwawancarai internationalmedia.co.id pada Selasa (18/8/2026), ia sedang bertugas mengamankan lokasi upacara. "Kebetulan saya lagi mengamankan lokasi adanya upacara HUT RI yang ke-81 di UINSU Pancing. Nah, begitu pas bagian Paskibraka menarik tali, terputus sambungan talinya itu," jelas Bayu. Melihat kejadian tersebut, Bayu tanpa pikir panjang langsung mengambil inisiatif. "Lalu saya langsung mengambil tindakan dan sigap, saya berlari untuk menuju tiang bendera," tambahnya.

Aksi spontan Bayu ini murni didasari oleh rasa tanggung jawab dan semangat nasionalisme. Ia menegaskan tidak ada perintah khusus dari atasan untuk melakukan hal tersebut. "Tidak ada. Itu murni dari inisiatif saya sendiri," ujarnya. Bayu merasa terpanggil karena mempertimbangkan kondisi fisiknya. "Karena kan kalau kita lihat dari postur badan, saya rasa saya yang paling kecil lah kalau kita bilang begitu, ringan gitu." Lebih dari itu, ia tak ingin upacara sakral tersebut terhenti. "Jadi pun saya lihat jangan pula gara-gara tali terputus upacara ini gak jalan. Malu kita sama pahlawan kita yang udah meninggal," ungkapnya penuh haru.
Tantangan tidak hanya pada ketinggian tiang, tetapi juga kondisi fisiknya. Bayu menceritakan, "Saya lepas sepatu saya dan saya campakkan HP saya dan segera memanjat tiang bendera tersebut." Ia mengakui sempat merasa gemetar saat mulai memanjat. "Begitu saya memanjat, mulai terasa gemetar sih kalau dibilang, kan. Tinggi juga tiangnya." Kondisi tiang yang baru saja dicat menambah kesulitan. "Lagipula tiangnya baru dicat, kan, masih licin," jelasnya. Ia menjelaskan bahwa pengait tali yang mirip dengan pengait tas ransel terlepas secara tidak sengaja saat ditarik oleh Paskibraka.
Dengan keberanian dan ketangkasan, Bayu berhasil mencapai puncak tiang dan mendapatkan kembali sambungan tali yang putus. Setelah berhasil menyambungkan kembali, ia segera turun. "Begitu saya udah selesai mengambil sambungan tali di atas, saya turun dan dibetulkan oleh pihak Paskibraka UIN Pancing dan upacara tersebut kembali lagi berjalan seperti biasa," pungkasnya. Berkat kesigapan dan keberanian Bayu, upacara peringatan HUT ke-81 RI di UINSU Pancing dapat berjalan lancar hingga akhir, meninggalkan kesan mendalam tentang semangat kepahlawanan di tengah-tengah perayaan kemerdekaan.
