Kabar terbaru datang dari sektor penerbangan nasional. Sejumlah bandara utama di Indonesia kembali memperpanjang penutupan operasionalnya akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Internasional Soekarno-Hatta, gerbang utama Ibu Kota, kini dijadwalkan menghentikan aktivitasnya hingga pukul 21.30 WIB malam ini. Demikian laporan Internationalmedia.co.id – News.
Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama mengonfirmasi bahwa perpanjangan penutupan ini merupakan langkah antisipasi demi keselamatan penerbangan. Data terkini yang diterima internationalmedia.co.id hingga pukul 17.00 WIB menunjukkan bahwa beberapa fasilitas udara masih belum dapat beroperasi normal.

Secara spesifik, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang akan tetap menghentikan operasionalnya hingga Minggu (6/9) pukul 21.30 WIB. Keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam terhadap kondisi cuaca dan sebaran abu yang berpotensi membahayakan mesin pesawat.
Selain Soekarno-Hatta, beberapa bandara lain juga mengalami gangguan serupa dengan jadwal penutupan yang bervariasi. Berikut adalah daftar bandara yang terdampak dan estimasi waktu penutupannya, berdasarkan pembaruan dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I:
- Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK): Penutupan hingga Minggu (6/9) pukul 21.30 WIB.
- Bandara Radin Inten II (TKG): Penutupan hingga Minggu (6/9) pukul 18.00 WIB.
- Bandara Halim Perdanakusuma (HLP): Penutupan hingga Minggu (6/9) pukul 18.00 WIB.
- Bandara Husein Sastranegara (BDO) Bandung: Penutupan hingga Senin (7/9) pukul 06.00 WIB.
- Bandara Budiarto: Penutupan hingga Minggu (6/9) pukul 17.30 WIB.
- Bandara Pondok Cabe (PCB): Penutupan hingga Senin (7/9) pukul 09.00 WIB.
- Bandara M. Taufik Kiemas Krui (KUI): Penutupan hingga Senin (7/9) pukul 09.00 WIB.
Pihak otoritas penerbangan mengimbau keras kepada seluruh calon penumpang untuk proaktif memeriksa kembali status dan jadwal penerbangan mereka. Informasi terkini dapat diakses melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum memutuskan untuk berangkat ke bandara guna menghindari ketidaknyamanan.
