Otoritas Italia baru-baru ini menolak izin pendaratan bagi pesawat-pesawat militer Amerika Serikat di pangkalan udara Sigonella, Sisilia, sebelum melanjutkan perjalanan ke Timur Tengah. Demikian diungkapkan oleh sumber yang familiar dengan isu tersebut, membenarkan laporan dari surat kabar lokal. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa insiden ini menandai perkembangan menarik dalam hubungan militer kedua negara.
Surat kabar Corriere della Sera sebelumnya melaporkan bahwa "beberapa pesawat pengebom AS" dijadwalkan untuk singgah di pangkalan udara strategis di Sisilia timur tersebut, sebelum melanjutkan misi ke kawasan Timur Tengah. Namun, rincian waktu pasti pendaratan yang direncanakan maupun penolakan izin tersebut masih belum diungkapkan secara spesifik oleh sumber yang tidak berwenang untuk berbicara kepada media.

Sumber anonim tersebut menjelaskan bahwa penolakan izin ini bukan tanpa alasan. Corriere della Sera menambahkan, izin tidak diberikan karena Amerika Serikat tidak mengajukan permintaan otorisasi yang semestinya, dan kepemimpinan militer Italia tidak dikonsultasikan. Prosedur ini merupakan syarat mutlak berdasarkan perjanjian yang mengatur penggunaan instalasi militer AS di wilayah Italia.
Insiden ini terjadi di tengah desakan dari partai-partai oposisi di Italia. Mereka secara konsisten mendesak pemerintah untuk memblokir penggunaan pangkalan militer AS di Italia, guna menghindari keterlibatan negara itu dalam potensi konflik di Timur Tengah. Sementara itu, pemerintah sayap kanan Perdana Menteri Giorgia Meloni sebelumnya telah menyatakan akan meminta otorisasi parlemen jika ada permintaan resmi semacam itu diajukan oleh pihak AS.
Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Pertahanan Italia belum memberikan komentar resmi terkait insiden penolakan izin pendaratan ini.

