Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Pangkalan Australia di UEA Diserang Proyektil Iran Ini Faktanya
Trending Indonesia

Pangkalan Australia di UEA Diserang Proyektil Iran Ini Faktanya

GunawatiBy Gunawati18-03-2026 - 16.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Pangkalan Australia di UEA Diserang Proyektil Iran Ini Faktanya
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden serius mengguncang kawasan Uni Emirat Arab ketika sebuah proyektil yang diyakini berasal dari Iran mendarat di dekat markas militer Australia untuk Timur Tengah. Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, segera mengonfirmasi kejadian tersebut, memastikan bahwa meski proyektil itu menghantam area dekat Pangkalan Udara Al Minhad, tidak ada personel militer Australia yang mengalami cedera. Insiden ini, yang terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, menimbulkan kerusakan minor namun memicu kekhawatiran baru di tengah ketegangan regional.

Dilansir dari laporan AFP yang diterima internationalmedia.co.id, proyektil tersebut mendarat sekitar pukul 09.15 waktu Sydney, atau dini hari waktu setempat, di area yang berdekatan dengan Pangkalan Al Minhad. PM Albanese menegaskan kembali keamanan pasukannya. "Saya dapat memastikan bahwa tidak ada personel Australia yang terluka, dan semua orang benar-benar aman," ujarnya kepada wartawan. Meskipun tidak ada korban jiwa, proyektil tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan kecil pada salah satu blok akomodasi dan fasilitas medis di pangkalan tersebut.

Pangkalan Australia di UEA Diserang Proyektil Iran Ini Faktanya
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pangkalan Udara Al Minhad, yang berlokasi sekitar 24 kilometer selatan Dubai, bukan sekadar fasilitas militer biasa. Sejak tahun 2003, pangkalan ini telah menjadi pusat operasional utama bagi pasukan Australia di Timur Tengah, memainkan peran krusial dalam berbagai misi regional. Secara rutin, hingga 80 warga Australia bertugas di pangkalan ini, menjadikannya titik strategis yang vital bagi kehadiran militer Negeri Kanguru di kawasan tersebut.

Insiden kali ini bukanlah yang pertama. Pangkalan Al Minhad sebelumnya juga pernah menjadi sasaran serangan, termasuk serangan pesawat tak berawak Iran. Serangan-serangan ini seringkali terjadi menyusul peristiwa besar di kawasan, seperti serangan AS-Israel pada 28 Februari yang menewaskan pemimpin Teheran, Ayatollah Ali Khamenei. Konteks ini mengindikasikan pola eskalasi ketegangan di mana pangkalan militer asing di wilayah tersebut kerap menjadi target balasan.

Meskipun kerusakan minimal dan tidak ada korban jiwa, insiden proyektil ini menjadi pengingat tajam akan volatilitas situasi keamanan di Timur Tengah, serta tantangan yang dihadapi pasukan internasional yang beroperasi di sana.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Geger Penangkapan Besar Besaran

18-03-2026 - 18.00

Beirut Berdarah Dini Hari

18-03-2026 - 16.45

BBM Langka Negara Tetangga Indonesia Libur Tiap Rabu

18-03-2026 - 16.15

Peluru Nyasar Menggemparkan Korsel Militer Langsung Ambil Tindakan

18-03-2026 - 16.00

Kuba Siaga Penuh Hadapi Ambisi Trump

18-03-2026 - 12.45

Otak Keamanan Iran Tewas Siapa Dia Sebenarnya

18-03-2026 - 12.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.