Internationalmedia.co.id – News – Militer Iran dilaporkan kembali meluncurkan serangan drone ke wilayah Kuwait, dengan target utama posisi pasukan Amerika Serikat (AS) di Kamp Arifjan. Insiden ini menambah daftar panjang ketegangan yang melibatkan kekuatan regional di Timur Tengah.
Menurut laporan dari kantor berita Al Jazeera dan AFP pada Kamis pekan ini, klaim serangan drone ke pangkalan AS di Kamp Arifjan pertama kali disampaikan oleh kantor berita semi-resmi Tasnim. Selain Kamp Arifjan, pangkalan AS lainnya, Kamp Udairi, juga disebut-sebut menjadi sasaran dalam gelombang serangan terbaru ini.

"Unit-unit drone angkatan laut angkatan bersenjata menargetkan lokasi Kamp Udairi pasukan AS di Kuwait menggunakan drone tempur," demikian pernyataan militer Iran yang disiarkan oleh televisi pemerintah. Kamp Udairi, yang kini dikenal sebagai Kamp Buehring, merupakan salah satu fasilitas militer utama AS yang strategis di wilayah barat laut Kuwait.
Serangan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Selasa lalu juga mengumumkan telah mengirim "gelombang serangan baru" ke Pangkalan Arifjan. IRGC mengklaim telah menggunakan 10 drone dalam operasi tersebut, yang seluruhnya berhasil mengenai target.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Kuwait maupun Amerika Serikat terkait serangkaian serangan drone yang diklaim Iran ini. Situasi di lapangan masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

