Internationalmedia.co.id – News – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio, secara terang-terangan menyatakan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak mampu menjadi solusi efektif bagi konflik-konflik global saat ini, termasuk perang di Gaza, Palestina. Pernyataan tegas ini disampaikan Rubio dalam Konferensi Keamanan Munich pada Sabtu (14/2/2026), seperti dilaporkan AFP, dan menjadi sorotan utama.
Meskipun mengakui potensi besar PBB sebagai instrumen kebaikan di kancah global, Rubio tidak ragu menyoroti keterbatasan lembaga tersebut. "Perserikatan Bangsa-Bangsa masih memiliki potensi luar biasa untuk menjadi alat kebaikan di dunia," ujarnya. Namun, ia melanjutkan dengan kritik tajam, menyerukan reformasi mendalam pada institusi-institusi global.

Menurut Rubio, PBB saat ini hampir tidak memiliki peran signifikan dalam menyelesaikan permasalahan paling mendesak yang dihadapi dunia. "Tetapi kita tidak dapat mengabaikan bahwa, saat ini, dalam masalah-masalah paling mendesak yang ada di hadapan kita, PBB tidak memiliki jawaban dan hampir tidak berperan," tegasnya.
Secara lebih spesifik, Menlu AS itu menunjuk langsung pada konflik yang sedang berlangsung di Gaza. Ia menyatakan dengan gamblang, "PBB tidak dapat menyelesaikan perang di Gaza," menegaskan pandangannya tentang ketidakmampuan organisasi tersebut dalam meredakan krisis paling mendesak.
Kritik Rubio ini bukan sekadar keluhan, melainkan seruan untuk evaluasi ulang peran dan efektivitas PBB di tengah dinamika geopolitik yang kompleks. Ia menekankan bahwa tanpa reformasi, PBB berisiko kehilangan relevansinya dalam menghadapi tantangan-tantangan krusial di masa depan.

