Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Mata Mata Beraksi Inggris Rusia Saling Balas
Trending Indonesia

Mata Mata Beraksi Inggris Rusia Saling Balas

GunawatiBy Gunawati03-02-2026 - 18.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Mata Mata Beraksi Inggris Rusia Saling Balas
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketegangan diplomatik antara London dan Moskow kembali memuncak. Inggris secara resmi mengumumkan pengusiran seorang diplomat Rusia dari wilayahnya, sebuah langkah balasan tegas setelah Rusia lebih dulu mengusir diplomat Inggris bulan lalu atas tuduhan spionase. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, insiden saling usir ini menandai babak baru dalam friksi kedua negara yang terus memanas.

Pemerintah Rusia sebelumnya menuduh diplomat Inggris tersebut sebagai "mata-mata yang tidak terdaftar", klaim yang oleh London disebut "tidak berdasar" dan "tidak beralasan". Tuduhan ini menjadi pemicu utama serangkaian aksi balasan yang kini terjadi.

Mata Mata Beraksi Inggris Rusia Saling Balas
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Melalui pernyataan resminya, Kantor Urusan Luar Negeri Inggris (FCDO) mengonfirmasi langkah ini setelah memanggil Duta Besar Rusia di London. Seorang juru bicara FCDO menegaskan pada Senin (2/2) waktu setempat, "Kami tidak akan mentoleransi intimidasi terhadap staf Kedutaan Besar Inggris. Oleh karena itu, kami mengambil tindakan timbal balik hari ini dengan mencabut akreditasi seorang diplomat Rusia." FCDO juga secara eksplisit menolak tuduhan spionase Rusia terhadap diplomatnya, menyebutnya sebagai "tidak berdasar" dan pengusiran tersebut "tidak dapat dibenarkan".

London juga melayangkan peringatan keras kepada Moskow. "Setiap tindakan lebih lanjut yang dilakukan oleh Rusia akan dianggap sebagai eskalasi dan akan ditanggapi secara pantas," demikian ancaman juru bicara FCDO, mengindikasikan potensi memburuknya hubungan jika Rusia tidak menghentikan tindakan serupa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kedutaan Besar Rusia di London terkait pengusiran diplomatnya. Keheningan ini menambah spekulasi mengenai langkah balasan yang mungkin akan diambil Moskow selanjutnya.

Insiden saling usir diplomat ini bukan yang pertama kali terjadi di tengah memanasnya hubungan Rusia dengan negara-negara Barat, terutama sejak invasi ke Ukraina. Tuduhan spionase telah meningkat secara drastis, mencapai intensitas yang belum pernah terlihat sejak era Perang Dingin. Para diplomat Barat di Moskow sendiri kerap melaporkan menjadi target pengawasan ketat dan pelecehan yang mengganggu, menciptakan iklim ketidakpercayaan yang mendalam di panggung diplomatik global.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Bill Gates Bahas Pandemi Jauh Sebelum COVID

03-02-2026 - 18.45

Harvard Terancam Triliunan Rupiah dari Trump

03-02-2026 - 18.30

Fakta Mengejutkan Epstein Mengguncang Global

03-02-2026 - 18.00

Misteri Ratusan WNA Ditangkap Iran

03-02-2026 - 16.45

Batas Nuklir Lenyap Dunia Berubah

03-02-2026 - 16.30

Rencana Rahasia Ukraina Barat Terbongkar

03-02-2026 - 16.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.