Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Masa Depan NATO di Ujung Tanduk Trump Desak Buka Selat Hormuz
Trending Indonesia

Masa Depan NATO di Ujung Tanduk Trump Desak Buka Selat Hormuz

GunawatiBy Gunawati16-03-2026 - 12.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Masa Depan NATO di Ujung Tanduk Trump Desak Buka Selat Hormuz
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada NATO, menyatakan bahwa masa depan aliansi militer tersebut akan "sangat buruk" jika negara-negara sekutu AS tidak segera membantu membuka Selat Hormuz. Jalur vital pengiriman minyak ini kini ditutup oleh Iran di tengah konflik Timur Tengah, memicu lonjakan harga minyak global yang signifikan.

Dalam wawancara eksklusif dengan The Financial Times (FT), Trump menjelaskan bahwa setelah AS memberikan bantuan signifikan kepada Ukraina dalam perangnya melawan Rusia, kini ia mengharapkan dukungan serupa dari Eropa untuk mengatasi krisis di Selat Hormuz. "Jika tidak ada tanggapan atau jika itu adalah tanggapan negatif, saya pikir itu akan sangat buruk bagi masa depan NATO," tegas Trump, seperti dilansir AFP pada Senin (16/3/2026). Peringatan ini menggarisbawahi kritik Trump yang telah berlangsung selama bertahun-tahun terhadap aliansi tersebut, yang ia anggap terlalu bergantung pada kemurahan hati Amerika Serikat.

Masa Depan NATO di Ujung Tanduk Trump Desak Buka Selat Hormuz
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ketika ditanya mengenai bentuk bantuan spesifik yang diinginkannya, Trump kepada FT menyebutkan kebutuhan akan kapal penyapu ranjau, serta "orang-orang yang akan menyingkirkan beberapa aktor jahat yang berada di sepanjang pantai (Iran)."

Upaya Trump tidak hanya terbatas pada NATO. Ia juga mengisyaratkan kemungkinan penundaan pertemuan puncak yang akan datang di Beijing dengan Presiden China Xi Jinping. Hal ini dilakukan seiring desakannya agar China turut membantu dalam pembukaan Selat Hormuz. "Kami ingin tahu sebelum itu," kata Trump, menekankan bahwa China, bersama banyak negara Eropa, memiliki ketergantungan yang jauh lebih besar daripada Amerika Serikat terhadap pasokan minyak yang mengalir dari kawasan Teluk.

"Sudah sepatutnya pihak-pihak yang diuntungkan dari Selat Hormuz membantu memastikan tidak ada hal buruk yang terjadi di sana," imbuh Trump. Secara terpisah, saat berbicara dengan wartawan di dalam pesawat kepresidenan Air Force One, Trump mengungkapkan bahwa Amerika Serikat sedang berdiskusi dengan sekitar tujuh negara untuk mendapatkan bantuan dalam upaya pembukaan kembali Selat Hormuz.

Ketidakpastian mengenai durasi konflik melawan Iran telah mengguncang pasar minyak. Harga minyak mentah global terus melonjak selama dua minggu terakhir, didorong oleh meningkatnya risiko pasokan dan kekhawatiran akan stabilitas regional.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rudal Sejjil Iran Debut Mengejutkan Israel

16-03-2026 - 12.45

Gaza Menanti Pasukan Indonesia Mei Ini

16-03-2026 - 12.30

AS Kuras Rp 203 Triliun di Iran Akankah Berakhir

16-03-2026 - 12.00

Dubai Panas Setelah Insiden Drone Misterius

16-03-2026 - 10.30

Israel Panas Serpihan Rudal Iran Jadi Pemicu

16-03-2026 - 10.15

Gerbang Rafah Kembali Terbuka Setelah Dua Tahun

16-03-2026 - 10.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.