Internationalmedia.co.id – News – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Delaware, Amerika Serikat, melibatkan William Stevenson, mantan suami dari Jill Biden, yang kini merupakan istri dari mantan Presiden AS Joe Biden. Stevenson dilaporkan telah ditangkap dan secara resmi didakwa atas kasus pembunuhan terhadap istrinya sendiri. Insiden tragis ini terjadi di kediaman Stevenson di Delaware pada bulan Desember tahun lalu.
Pria berusia 77 tahun tersebut pernah menikah dengan Jill Biden dari tahun 1970 hingga 1975. Setelah perceraian mereka, Jill Biden kemudian menikah dengan Joe Biden pada tahun 1977. Menurut pernyataan dari Kepolisian New Castle County di Delaware, seperti yang dilansir oleh AFP pada Rabu (4/2/2026), Stevenson menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat pertama terkait kematian Linda Stevenson, istrinya yang berusia 64 tahun. Linda meninggal dunia pada 28 Desember 2025.

Penangkapan Stevenson dilakukan oleh pihak kepolisian pada Senin (2/2) waktu setempat. Hingga kini, ia masih mendekam di penjara lantaran tidak mampu membayar uang jaminan yang ditetapkan sebesar US$ 500 ribu, atau setara dengan sekitar Rp 8,3 miliar.
Pada bulan Desember tahun lalu, Kepolisian New Castle County merespons sebuah laporan mengenai perselisihan rumah tangga di kediaman pasangan tersebut di area Wilmington, tak lama setelah pukul 23.00 waktu setempat. Saat tiba di lokasi, petugas menemukan Linda dalam kondisi tidak sadarkan diri di ruang tamu. Upaya penyelamatan nyawa yang dilakukan tidak membuahkan hasil, dan Linda kemudian dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Otoritas setempat belum memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab pasti kematian Linda maupun detail spesifik lainnya terkait jalannya penyelidikan kasus ini. Informasi lebih lanjut masih ditunggu dari pihak berwenang.
Dalam obituari yang dirilis untuk mengenang Linda Stevenson, ia digambarkan sebagai sosok yang "sangat berorientasi pada keluarga dan selalu menghargai setiap momen yang dihabiskan untuk menciptakan kenangan, terutama saat liburan keluarga bersama putri dan cucu perempuannya." Obituari tersebut juga menyebutkan bahwa Linda akan selalu dikenang sebagai individu yang "gigih, baik hati, dan sangat setia." "Kekuatan, ketahanan, serta cintanya yang tak tergoyahkan kepada keluarga dan teman-temannya tidak akan pernah terlupakan, dan kepergiannya akan sangat dirasakan oleh semua orang yang mengenalnya," demikian bunyi kutipan dari obituari tersebut.

