Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Mantan Dubes Inggris Terseret Skandal Epstein Kediamannya Digeledah
Trending Indonesia

Mantan Dubes Inggris Terseret Skandal Epstein Kediamannya Digeledah

GunawatiBy Gunawati07-02-2026 - 18.00Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Mantan Dubes Inggris Terseret Skandal Epstein Kediamannya Digeledah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

London – Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, Peter Mandelson, kini menjadi pusat perhatian investigasi serius oleh Kepolisian Inggris. Penyelidikan ini dipicu oleh terkuaknya kedekatan Mandelson dengan terpidana kejahatan seks Jeffrey Epstein, yang berujung pada penggeledahan dua properti milik Mandelson.

Langkah kepolisian ini terjadi di tengah badai kritik yang menerpa Perdana Menteri Keir Starmer. Starmer dikecam habis-habisan atas keputusannya menunjuk Mandelson sebagai Dubes Inggris untuk AS, meskipun sudah ada indikasi hubungan antara Mandelson dan Epstein.

Mantan Dubes Inggris Terseret Skandal Epstein Kediamannya Digeledah
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Seperti dilansir AFP pada Sabtu (7/2/2026), Kepolisian Metropolitan London telah mengonfirmasi bahwa mereka tengah mendalami dugaan pelanggaran etika dan penyalahgunaan wewenang dalam jabatan publik yang melibatkan Mandelson, kini berusia 72 tahun.

Penyelidikan ini dipicu oleh serangkaian informasi baru yang mencengangkan, yang terkuak dari dokumen Epstein yang dirilis oleh otoritas AS pada 30 Januari lalu. Dokumen-dokumen tersebut mengindikasikan bahwa Mandelson pernah membagikan informasi rahasia pemerintah Inggris kepada Epstein saat ia menjabat menteri di tengah krisis keuangan global tahun 2008.

Wakil Asisten Komisioner Kepolisian Hayley Sewart pada Jumat (6/2) mengonfirmasi pengerahan personel dari tim Kejahatan Khusus Pusat Kepolisian Metropolitan London ke dua lokasi: satu di Wiltshire, Inggris barat, dan satu lagi di London, yang diyakini sebagai kediaman Mandelson. Sewart menjelaskan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari investigasi yang sedang berjalan terkait "pelanggaran perilaku dalam jabatan publik" yang melibatkan "seorang pria berusia 72 tahun," tanpa secara eksplisit menyebut nama Mandelson. Ia juga menambahkan bahwa pria tersebut "belum ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung."

Peter Mandelson sendiri dikenal sebagai figur sentral yang telah mewarnai panggung politik Inggris selama beberapa dekade. Ia baru saja mengundurkan diri dari House of Lords, majelis tinggi parlemen Inggris, di awal pekan ini, menyusul bocornya kumpulan terbaru dokumen Epstein ke hadapan publik.

Dokumen-dokumen tersebut secara gamblang memperlihatkan korespondensi email yang mengindikasikan persahabatan intim antara Mandelson dan Epstein. Lebih jauh, terungkap pula detail transaksi keuangan, foto-foto pribadi, serta bukti kuat bahwa Mandelson pernah menyerahkan informasi rahasia dan berpotensi sensitif terhadap pasar kepada Epstein, hampir dua dekade silam. Epstein sendiri diketahui meninggal dunia dalam tahanan pada tahun 2019, saat menanti persidangan kasusnya.

Perdana Menteri Starmer, yang sebelumnya menunjuk Mandelson sebagai Duta Besar Inggris untuk AS, pada Kamis (5/2) secara tegas menyatakan bahwa Mandelson berulang kali berbohong demi mendapatkan posisi tersebut. Starmer mengakui bahwa ia tidak menyadari "kedalaman dan kegelapan" hubungan persahabatan antara Mandelson dan Epstein. Mandelson sendiri telah dipecat dari jabatannya sebagai Dubes oleh Starmer pada September 2025, hanya tujuh bulan setelah penunjukannya, menyusul terungkapnya kumpulan pertama berkas Epstein ke publik. Starmer juga telah menyampaikan permohonan maaf tulus kepada para korban Epstein atas "penilaian buruknya" dalam penunjukan tersebut, namun ia mengindikasikan tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya terkait skandal ini.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Misteri Ledakan Kapal Minyak Kuwait

05-03-2026 - 10.45

Iran Gempur Markas Rahasia di Irak Washington Dituding

05-03-2026 - 10.30

Korban Serangan di Iran Melonjak Drastis

05-03-2026 - 10.15

Doha Bergejolak Warga Dekat Kedubes AS Diungsikan

05-03-2026 - 10.00

Eropa Dalam Bidikan Iran

05-03-2026 - 07.45

Qatar Geger Pangkalan AS Diserang

05-03-2026 - 07.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.