Sebuah kebakaran hebat melanda kawasan Tebet, Jakarta Selatan, dini hari tadi, menyebabkan kepanikan luar biasa dan menelan empat korban jiwa. Insiden tragis ini terjadi saat sebagian besar warga tengah terlelap, mengubah suasana tenang menjadi mencekam. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, api melahap sebuah bangunan yang berfungsi ganda sebagai rumah kos dan tempat usaha fotokopi di Jalan Rasamala II RT 06 RW 09, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet.
Laporan kebakaran diterima melalui call center Jakarta Siaga 112 pada pukul 03.20 WIB. Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaksel, Asril Rizal, mengonfirmasi objek yang terbakar adalah rumah kos dan usaha fotokopi. Proses pemadaman berlangsung intensif mulai pukul 03.30 WIB, mengerahkan 21 unit mobil pompa dan 86 personel pemadam kebakaran, dan baru dinyatakan selesai pada pukul 06.30 WIB. Luas area yang terbakar dari bangunan dua lantai ini diperkirakan mencapai 1.200 meter persegi.

Tragedi ini merenggut nyawa empat individu yang tak sempat menyelamatkan diri: Rini Astuti (68), Sugi Haryono (77), Reza Ponti Wicaksana (40), dan Indra (25). Selain itu, seorang pria bernama Gabriel (25) mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan medis di RS Tebet.
Kisah Panik dan Lompatan Dramatis
Kepanikan melanda penghuni kos saat asap mulai mengepung dan teriakan kebakaran terdengar sekitar pukul 03.15 WIB. Salah satu penghuni, Salman, menceritakan pengalamannya melompat dari lantai dua bangunan demi menyelamatkan diri. Ia terpaksa merelakan ijazah dan seluruh pakaiannya hangus dilalap api. "Ijazah terbakar, pakaian juga tidak ada namun barusan menerima donasi baju dari tetangga," ujarnya.
Salman menambahkan, ada tiga orang yang nekat melompat dari lantai dua untuk menghindari kobaran api. Sementara satu rekannya mengalami luka bakar karena menerobos api di pagar depan rumah. Salah satu korban lompat juga mengalami keseleo pada kakinya akibat benturan saat mendarat. Diduga api bermula dari lantai satu, tepatnya di area mesin fotokopi.
Dugaan Awal dan Bantuan Pemprov
Dugaan awal penyebab kebakaran mengerikan ini mengarah pada masalah kelistrikan. Fenomena listrik disebut-sebut menjadi pemicu awal insiden yang merenggut nyawa ini.
Menanggapi musibah ini, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi DKI akan memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban. Bantuan tersebut mencakup pengurusan serta biaya pemakaman, baik bagi korban yang sudah maupun yang belum teridentifikasi. "Dan tentunya saya sudah meminta kepada Dinas Damkar dan juga OPD terkait untuk memberikan bantuan sepenuhnya, termasuk pemakaman," kata Pramono di Menteng Dalam.
Penyelidikan Mendalam oleh Kepolisian
Pihak kepolisian telah memulai penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Kapolsek Tebet AKP Ischak menyatakan, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dilibatkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Betul. Menindaklanjuti sebab kebakaran oleh Puslabfor," kata Ischak. Pihaknya juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. "Korban meninggal dibawa ke RS Polri, korban luka-luka dibawa ke RSUD Tebet," jelas Ischak, menegaskan komitmen untuk mengungkap penyebab pasti insiden tragis ini. (Syahid/internationalmedia.co.id)
