Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Kucing Ini Lebih Lama Bertahan dari Perdana Menteri Inggris
Trending Indonesia

Kucing Ini Lebih Lama Bertahan dari Perdana Menteri Inggris

GunawatiBy Gunawati15-02-2026 - 12.45Tidak ada komentar3 Mins Read4 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Kucing Ini Lebih Lama Bertahan dari Perdana Menteri Inggris
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Larry, kucing paling tersohor di Inggris, baru saja merayakan 15 tahun pengabdiannya yang luar biasa sebagai ‘Pemburu Tikus Utama Kantor Kabinet’ di kediaman resmi Perdana Menteri Inggris, 10 Downing Street. Hewan berbulu ini bukan sekadar peliharaan, melainkan seorang ‘pegawai negeri sipil’ permanen yang telah menyaksikan pergantian enam kepala pemerintahan, menjadikannya simbol stabilitas di tengah gejolak politik.

Larry pertama kali menginjakkan kaki di Downing Street pada 15 Februari 2011, direkrut khusus untuk mengatasi masalah tikus yang meresahkan. Diadopsi dari penampungan hewan ternama di London, Battersea Dogs and Cats Home, Larry diperkirakan berusia sekitar empat tahun saat itu. David Cameron adalah Perdana Menteri yang menyambut kedatangannya.

Kucing Ini Lebih Lama Bertahan dari Perdana Menteri Inggris
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Secara resmi dikenal sebagai ‘Chief Mouser to the Cabinet Office’, Larry memiliki daftar tugas yang lebih luas dari sekadar berburu tikus. Biografi resminya di situs web Downing Street menyebutkan bahwa ia juga ‘menghabiskan hari-harinya menyambut tamu, memeriksa pertahanan keamanan, dan menguji furnitur antik untuk kualitas tidur siang’. Sebuah peran yang diemban dengan ketenangan khas kucing.

Dari David Cameron hingga Keir Starmer, Larry telah melewati berbagai era politik Inggris: badai Brexit, pandemi COVID-19, skandal ‘Partygate’, masa jabatan kilat Liz Truss yang hanya 49 hari, hingga bulan-bulan yang lebih teratur di bawah Rishi Sunak. Tak satu pun dari krisis ini yang tampaknya mengganggu ketenangan Larry, yang tetap santai seperti kucing pada umumnya, dengan sesekali menjilati bulu atau menggaruk-garuk.

Di usianya yang kini diperkirakan menginjak 19 tahun, Larry telah menjadi kesayangan media dan seringkali mencuri perhatian dari para pemimpin asing yang berkunjung. Pada Desember lalu, ia terlihat di ambang pintu menyambut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Bahkan pada Januari 2026, ia sempat membuat seorang fotografer tersandung di karpet merah saat tiba-tiba melesat di antara kaki sang fotografer selama kunjungan presiden Polandia.

Salah satu momen yang paling banyak dibicarakan adalah interaksinya dengan Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto. Pada November 2024, saat kunjungan kerja ke London, Prabowo mengunggah foto dirinya tengah mengelus kepala dan perut Larry di kediaman PM Inggris. "Meeting Larry the cat at 10 Downing Street. London, United Kingdom," tulis Prabowo kala itu, membagikan momen akrab tersebut kepada publik.

Larry kembali menjadi sorotan saat Prabowo bertemu PM Inggris Keir Starmer pada Selasa, 20 Januari 2026. Ketika Prabowo disambut oleh Starmer di gerbang kediaman resmi, Larry tampak berjalan santai seolah ikut menyambut. Starmer bahkan menunjuk ke arah Larry, membuat Prabowo tersenyum melihat kucing legendaris itu melintas.

Para penggemar Larry tidak perlu khawatir akan masa depannya. Statusnya sebagai pegawai negeri sipil tetap menjamin ia akan terus tinggal di Downing Street selamanya, tidak seperti para perdana menteri yang datang dan pergi. Kini, Larry berbagi rumah dengan JoJo dan Prince, kucing-kucing peliharaan keluarga Starmer, termasuk Prince, kucing Siberia yang bergabung pada 2024 setelah ‘negosiasi’ dengan anak-anak Starmer.

Larry memang bukan satu-satunya kucing yang mendampingi para politisi dunia. Kabar duka sempat datang pada Sabtu lalu, saat Palmerston, kucing hitam-putih yang pernah menjadi pemburu tikus untuk Kementerian Luar Negeri dan dijuluki ‘Kucing Diplomatik luar biasa’, meninggal dunia di Bermuda setelah pensiun pada 2020. "Selamat tinggal teman lama x," tulis akun X Larry, seolah menepis rumor persaingan di antara keduanya.

Di Gedung Putih, ada Socks, kucing hitam-putih milik mantan Presiden AS Bill Clinton yang tinggal dari 1993 hingga 2001. Sementara di Belgia, Maximus, seekor kucing penyelamat, telah menjadi bintang media sosial sebagai ‘senjata PR’ bagi Perdana Menteri Bart De Wever. Tak ketinggalan, di Indonesia, ada Bobby, kucing peliharaan Prabowo yang ikut pindah dari kediaman pribadinya ke Istana saat Prabowo resmi menjabat Presiden pada 2024.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Paus Leo XIV Desak Hentikan Pertumpahan Darah di Timur Tengah

25-03-2026 - 07.45

Terungkap Rencana Trump Ganti Pemimpin Iran

25-03-2026 - 07.30

Teheran Berdarah Balasan Israel Belasan Tewas

25-03-2026 - 07.15

Israel Bersumpah Terus Gempur Iran

25-03-2026 - 07.00

Horor di Langit Kolombia Pesawat Militer Jatuh

24-03-2026 - 23.15

Filipina Terancam Krisis Energi

24-03-2026 - 23.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.