Internationalmedia.co.id – News – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara terbuka menyatakan ambisinya untuk meraih kursi Gubernur Jawa Timur pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Menanggapi target besar tersebut, Partai Gerindra menyatakan penghormatan atas dinamika internal dan persiapan yang dilakukan PDIP menjelang kontestasi politik mendatang, sembari menegaskan fokus utamanya saat ini.
Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, dalam keterangannya kepada internationalmedia.co.id baru-baru ini, menegaskan bahwa partainya menghargai setiap langkah dan target yang ditetapkan oleh partai politik lain. "Kami menghormati dan menghargai setiap target serta dinamika internal masing-masing partai politik, termasuk PDIP yang kini mulai mempersiapkan diri menghadapi Pileg dan Pilgub Jawa Timur 2029," ujar Bahtra.

Namun, Bahtra menekankan bahwa prioritas utama Partai Gerindra saat ini adalah mengawal dan memastikan keberhasilan pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Pihaknya berfokus pada realisasi program-program prioritas yang telah direncanakan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. "Partai Gerindra sangat fokus mengawal dan memastikan janji-janji kampanye Presiden Prabowo dapat ditunaikan secara konsisten," tambahnya.
Program-program yang dimaksud Bahtra meliputi peningkatan kesejahteraan rakyat, inisiatif Makan Bergizi Gratis, penguatan ketahanan pangan dan energi, penciptaan lapangan kerja, hilirisasi industri, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Bagi kami, tolok ukur keberhasilan politik bukan semata kecepatan dalam membicarakan Pemilu 2029, melainkan seberapa nyata kerja pemerintahan saat ini mampu meningkatkan kualitas hidup rakyat dan menjawab berbagai persoalan yang mereka hadapi," jelas Bahtra.
Ia menegaskan, pada waktunya nanti, Partai Gerindra akan menghadapi setiap kontestasi politik dengan kesiapan dan strategi yang matang. Namun untuk saat ini, fokus energi mereka tercurah pada pengawalan pemerintahan Presiden Prabowo, penguatan pelayanan publik, dan memastikan program-program strategis nasional berjalan efektif hingga ke daerah.
PDIP Bidik Kursi Gubernur Jatim
Sementara itu, dari kubu PDIP, partai berlambang banteng moncong putih ini telah menetapkan target ambisius di Jawa Timur untuk tahun 2029. Tidak hanya membidik kemenangan dalam Pemilihan Legislatif (Pileg), PDIP juga bertekad mengantarkan kadernya menduduki kursi Gubernur Jawa Timur.
Target ini diungkapkan oleh Ketua DPD PDIP Jatim, Said Abdullah, dalam sebuah konsolidasi internal partai di Surabaya yang turut dihadiri Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, pada Minggu (23/8). "Dengan kerja keras kita semua, kita punya kewajiban dan tekad yang sama untuk memenangkan Pileg dan Pilgub yang akan datang," tegas Said.
Said menambahkan bahwa PDIP Jatim telah melakukan evaluasi mendalam pasca-Pemilu 2024, di mana partai tersebut mengalami penurunan perolehan sejumlah kursi legislatif dan eksekutif. Meski demikian, ia optimistis PDIP dapat kembali meraih kemenangan di Jawa Timur, sekaligus menempatkan kadernya sebagai orang nomor satu di provinsi tersebut.
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, kemudian membocorkan potensi nama-nama yang berpeluang diusung sebagai calon gubernur Jatim. Menurut Hasto, dalam sistem demokrasi yang terkonsolidasi, calon-calon potensial seringkali muncul dari kalangan kepala daerah. "Kami memiliki 12 kepala daerah dari PDIP di Jawa Timur, dan juga anggota DPR RI yang cukup signifikan, sekitar 19 orang dari Jawa Timur, yang semuanya berpotensi," jelas Hasto, menyebut nama-nama seperti Achmad Fauzi (Bupati Sumenep) dan Eri Cahyadi (Wali Kota Surabaya) sebagai contoh.
