Dalam sebuah langkah diplomatik yang menarik perhatian, Presiden Israel Isaac Herzog baru-baru ini melakukan panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa inti percakapan tersebut adalah ekspresi keprihatinan mendalam Herzog atas penderitaan Ukraina yang telah empat tahun terakhir menghadapi invasi Rusia.
Dilansir dari sumber yang sama, panggilan telepon yang berlangsung hari ini tersebut menjadi wadah bagi Presiden Herzog untuk menyampaikan belasungkawa terdalamnya kepada Presiden Zelensky dan seluruh rakyat Ukraina. Ia secara khusus menyoroti kehilangan nyawa yang dahsyat dan memanjatkan doa bagi mereka yang terluka, baik secara fisik maupun spiritual, akibat konflik berkepanjangan ini.

Tidak hanya sebatas simpati, Isaac Herzog juga menegaskan kesiapan Israel untuk mengulurkan tangan dalam bentuk dukungan diplomasi. Lebih lanjut, ia menyatakan komitmen negaranya untuk terus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada mereka yang terdampak langsung oleh gejolak perang. Herzog juga mengingatkan dukungan Israel terhadap Ukraina dalam pemungutan suara di Majelis Umum PBB belum lama ini, menunjukkan konsistensi posisi Israel.
Kantor kepresidenan Israel menambahkan bahwa kedua pemimpin juga mendiskusikan upaya-upaya signifikan di kancah internasional yang dipimpin oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Inisiatif ini berfokus pada pencarian solusi untuk mengakhiri perang, meredakan penderitaan, dan menghentikan hilangnya nyawa yang mengerikan di Ukraina.
Sebagai konteks, invasi skala penuh Rusia ke Ukraina telah berlangsung sejak 24 Februari 2022, menandai empat tahun konflik berdarah yang tak kunjung usai. Data menunjukkan bahwa ratusan ribu jiwa, baik dari pihak Ukraina maupun Rusia, telah melayang sepanjang periode tragis ini, menyisakan duka mendalam bagi kedua negara dan komunitas internasional.

