Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Israel Kembali Berulah, Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata?
Trending Indonesia

Israel Kembali Berulah, Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata?

GunawatiBy Gunawati29-09-2025 - 15.30Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Israel Kembali Berulah, Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Militer Israel dilaporkan kembali melancarkan serangan ke wilayah Lebanon selatan pada Minggu (28/9) waktu setempat, menargetkan depot senjata milik kelompok Hizbullah. Serangan ini terjadi di tengah gencatan senjata yang seharusnya masih berlaku, mengakhiri pertempuran antara Israel dan Hizbullah sejak November tahun lalu.

Menurut pernyataan militer Israel, depot senjata yang diserang digunakan oleh Hizbullah untuk merencanakan dan melancarkan serangan terhadap Israel. "Beberapa waktu lalu, (militer Israel) menyerang fasilitas penyimpanan senjata Hizbullah di Lebanon bagian selatan. Depot senjata ini digunakan oleh organisasi teroris tersebut untuk memajukan dan melancarkan serangan teror terhadap negara Israel," kata militer Israel seperti dilansir AFP dan Al Arabiya, Senin (29/9/2025).

Israel Kembali Berulah, Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kantor Berita Nasional (NNA) Lebanon melaporkan serangkaian serangan udara Israel menghantam area dekat kota Kfar Rumman dan Jarmak, serta serangan drone menghantam sebuah rumah di Humin, semuanya di Lebanon selatan. Video yang beredar menunjukkan kepulan asap dari area tersebut. Belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan.

Serangan ini terjadi saat gencatan senjata yang disepakati pada November lalu masih berlaku. Gencatan senjata tersebut mengharuskan Israel menarik diri sepenuhnya dari Lebanon selatan pada Januari 2025. Namun, Israel baru menarik sebagian pasukannya dan masih mempertahankan pengerahan di lima pos perbatasan. Militer Israel juga terus melancarkan serangan rutin di Lebanon, dengan klaim menargetkan Hizbullah.

Hizbullah sendiri berada di bawah tekanan untuk menyerahkan persenjataannya. Militer Lebanon telah menyusun rencana untuk melucuti senjata kelompok yang didukung Iran ini, dimulai dari wilayah selatan. Pemerintah Lebanon juga menghadapi tekanan dari Amerika Serikat untuk bertindak tegas terhadap Hizbullah, selain tekanan dari serangan Israel.

Pada Sabtu (27/9), pemimpin Hizbullah Naim Qassem menegaskan bahwa kelompoknya tidak akan membiarkan persenjataan mereka dilucuti.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

ASEAN Beri Peringatan Keras Krisis Hormuz

14-04-2026 - 03.00

Situasi Lebanon Memanas Ribuan Korban Berjatuhan

13-04-2026 - 23.45

Hormuz Memanas Trump Beri Ultimatum Mengejutkan

13-04-2026 - 23.30

Paus Leo XIV Bikin Trump Murka

13-04-2026 - 23.15

Selat Hormuz di Ambang Krisis

13-04-2026 - 21.45

Iran Catat Rekor Eksekusi Mati Terburuk

13-04-2026 - 21.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.