Internationalmedia.co.id – News – Sebuah klaim mengejutkan datang dari Israel yang berpotensi meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, secara terbuka menyatakan bahwa pasukan Israel telah berhasil melenyapkan Menteri Intelijen Iran, Esmail Khatib. Khatib dilaporkan tewas dalam sebuah serangan yang dilancarkan Israel pada Selasa malam, 17 Maret 2026.
Pernyataan ini disampaikan oleh Katz pada Rabu (18/3/2026), memicu spekulasi luas mengenai implikasi dari tindakan tersebut. "Tadi malam Menteri Intelijen Iran Khatib juga telah dilenyapkan," ujar Katz dalam sebuah pernyataan yang dilansir AFP, menegaskan kembali operasi militer Israel yang menargetkan pejabat tinggi Iran.

Lebih lanjut, seperti diberitakan Al Jazeera, Katz mengungkapkan bahwa militer Israel kini memiliki wewenang penuh untuk menyerang tokoh-tokoh senior Iran tanpa memerlukan persetujuan tambahan. Ia menjelaskan, keputusan ini merupakan instruksi bersama antara dirinya dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk membunuh pejabat senior Iran lainnya yang menjadi sasaran.
Menurut laporan CNN, penargetan Menteri Intelijen Iran Esmail Khatib dalam serangan di Teheran pada Selasa (17/3) malam itu terjadi sehari setelah Israel juga dilaporkan membunuh pejabat keamanan tertinggi negara itu, Ali Larijani. Ini mengindikasikan pola penargetan yang sistematis terhadap kepemimpinan Iran.
Katz menegaskan komitmen Israel untuk terus menargetkan dan melenyapkan anggota kepemimpinan Iran. "Perdana Menteri dan saya telah menginstruksikan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk terus memburu kepemimpinan rezim teror dan represif di Iran," tegas Katz. Hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar resmi dari pihak Iran terkait pengumuman Israel yang mengguncang ini, membuat dunia menanti reaksi dari Teheran.

