Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Iran Kirim Sinyal Damai, Tapi Ada Syarat Mutlak!
Trending Indonesia

Iran Kirim Sinyal Damai, Tapi Ada Syarat Mutlak!

GunawatiBy Gunawati08-11-2025 - 17.05Tidak ada komentar2 Mins Read3 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Iran Kirim Sinyal Damai, Tapi Ada Syarat Mutlak!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, baru-baru ini menyampaikan pesan yang cukup kompleks: negaranya mendambakan perdamaian, namun dengan tegas menolak segala bentuk paksaan untuk menghentikan program nuklir dan pengembangan rudalnya. Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi mengenai kemungkinan perundingan antara Teheran dan Washington, terutama setelah mantan Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Iran telah meminta pencabutan sanksi.

Pezeshkian menegaskan bahwa Iran terbuka untuk berunding dalam kerangka kerja internasional yang adil. "Kami bersedia mengadakan perundingan di bawah kerangka kerja internasional, tetapi tidak jika mereka mengatakan Anda tidak dapat memiliki ilmu pengetahuan (nuklir), atau hak untuk mempertahankan diri (dengan rudal), atau kami akan mengebom Anda," ujarnya, seperti dilansir Reuters, Sabtu (8/11/2025).

Iran Kirim Sinyal Damai, Tapi Ada Syarat Mutlak!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pernyataan ini menggarisbawahi posisi Iran yang konsisten: mereka tidak akan bernegosiasi mengenai kemampuan pertahanannya, termasuk program rudalnya, dan tidak akan menghentikan pengayaan uranium. "Kami ingin hidup di dunia dengan damai dan aman, tetapi tidak dipermalukan, dan tidak dapat diterima jika mereka memaksakan apa pun yang mereka inginkan kepada kami dan kami hanya melayani mereka," tegas Pezeshkian.

Ketegangan antara Iran dan Israel mencapai puncaknya pada pertengahan Juni lalu, ketika perang 12 hari pecah. Israel melancarkan serangan udara besar-besaran yang menargetkan fasilitas nuklir dan militer Iran, serta area permukiman, yang mengakibatkan lebih dari 1.000 orang tewas. Iran membalas dengan serangan rudal dan drone ke kota-kota Israel.

Iran bersikeras bahwa program rudalnya, dengan jangkauan hingga 2.000 kilometer, adalah kekuatan pencegah yang penting terhadap potensi agresi dari AS, Israel, dan musuh-musuh regional lainnya. Teheran juga membantah tuduhan bahwa mereka sedang berupaya mengembangkan senjata nuklir.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Perbatasan Membara: Afghanistan dan Pakistan Kembali Terlibat Baku Tembak Sengit

07-12-2025 - 03.05

Internationalmedia.co.id – Berikut adalah rangkuman berita internasional terhangat hari ini, yang mencakup senyum lebar Donald Trump saat menerima penghargaan dari FIFA, ketegangan di perbatasan Afghanistan-Pakistan, misteri drone di pangkalan nuklir Prancis, pernyataan Hamas tentang Gaza, dan bantuan Sri Lanka untuk korban bencana.

06-12-2025 - 20.05

Hamas Lepas Gaza? Rencana Rahasia Setelah Perang Terbongkar!

06-12-2025 - 17.05

Trump Raih Penghargaan Perdamaian FIFA, Senyumnya Tak Terbendung

06-12-2025 - 15.45

Tegang! Perbatasan Afghanistan-Pakistan Kembali Berdarah

06-12-2025 - 15.30

Misteri di Langit Prancis Drone Tak Dikenal Intai Pangkalan Nuklir

06-12-2025 - 15.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.