Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Iran Catat Rekor Eksekusi Mati Terburuk
Trending Indonesia

Iran Catat Rekor Eksekusi Mati Terburuk

GunawatiBy Gunawati13-04-2026 - 21.30Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Iran Catat Rekor Eksekusi Mati Terburuk
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Teheran, Iran kembali menjadi sorotan dunia setelah laporan mengejutkan mengungkap bahwa otoritas negara itu telah mengeksekusi mati setidaknya 1.639 orang sepanjang tahun 2025. Angka ini bukan hanya tinggi, melainkan yang tertinggi dalam tiga dekade terakhir, sebuah rekor kelam sejak tahun 1989.

Data mengerikan ini terungkap dalam laporan tahunan gabungan yang dirilis pada Senin (13/4/2026) oleh dua kelompok hak asasi manusia terkemuka: Iran Human Rights (IHR) yang berbasis di Norwegia dan Together Against the Death Penalty (ECPM) dari Prancis. Laporan ini juga menyoroti peningkatan tajam sebesar 68 persen dari tahun sebelumnya, di mana 975 orang dieksekusi pada tahun 2024.

Iran Catat Rekor Eksekusi Mati Terburuk
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Peningkatan signifikan ini terjadi di tengah gejolak internal dan eksternal Iran. Kelompok HAM memperingatkan bahwa Teheran berisiko menggunakan hukuman mati secara lebih luas sebagai alat penindasan, terutama setelah maraknya unjuk rasa antipemerintah pada Januari lalu dan di tengah ketegangan yang belum mereda dengan Amerika Serikat dan Israel.

Dari total 1.639 eksekusi, 48 di antaranya adalah wanita yang telah dihukum gantung. IHR, yang mengandalkan minimal dua sumber untuk memverifikasi setiap eksekusi—mengingat banyak yang tidak dilaporkan media resmi Iran—menyatakan bahwa angka ini adalah "minimum absolut." Ini berarti rata-rata lebih dari empat orang dieksekusi mati setiap harinya.

Laporan tersebut juga menegaskan bahwa jumlah eksekusi ini adalah yang tertinggi sejak IHR mulai mendokumentasikannya pada tahun 2008, dan merupakan jumlah terbanyak yang tercatat sejak awal revolusi Islam pada 1989.

"Ratusan demonstran yang ditahan masih menghadapi risiko dijatuhi hukuman mati dan dieksekusi," demikian peringatan dari kedua kelompok HAM tersebut. Mereka dituduh melakukan kejahatan berat terkait protes Januari yang diredam secara brutal oleh pemerintah, menewaskan ribuan orang dan menyebabkan puluhan ribu ditangkap.

Mahmood Amiry-Moghaddam, Direktur IHR, menyatakan, "Dengan menciptakan rasa takut melalui rata-rata empat hingga lima eksekusi mati per hari pada tahun 2025, pemerintah berupaya mencegah aksi protes baru dan memperpanjang kekuasaan mereka yang runtuh."

Bahkan di tengah konflik yang berkecamuk, Iran tetap menggantung tujuh orang yang terkait dengan unjuk rasa Januari. Enam di antaranya adalah anggota kelompok oposisi terlarang Mujahidin Rakyat Iran (MEK), dan satu warga negara Iran-Swedia dituduh memata-matai Israel.

Raphael Chenuil-Hazan, Direktur Eksekutif ECPM, menambahkan, "Hukuman mati di Iran digunakan sebagai alat politik penindasan dan represi, dengan minoritas etnis dan kelompok marginal lainnya secara tidak proporsional terwakili di antara mereka yang dieksekusi." Pernyataan ini menggarisbawahi kekhawatiran serius tentang keadilan dan hak asasi manusia di negara tersebut, di mana hukuman mati tampaknya menjadi instrumen untuk menjaga stabilitas politik.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

ASEAN Beri Peringatan Keras Krisis Hormuz

14-04-2026 - 03.00

Situasi Lebanon Memanas Ribuan Korban Berjatuhan

13-04-2026 - 23.45

Hormuz Memanas Trump Beri Ultimatum Mengejutkan

13-04-2026 - 23.30

Paus Leo XIV Bikin Trump Murka

13-04-2026 - 23.15

Selat Hormuz di Ambang Krisis

13-04-2026 - 21.45

Gagal Damai Selat Hormuz Terancam Diblokade

13-04-2026 - 21.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.