Gaza di Ujung Tanduk: Israel Siap Gempur Lagi?
Negosiasi damai antara Israel dan Hamas di Mesir memasuki babak krusial. Namun, harapan akan gencatan senjata permanen terancam pupus.

Panglima militer Israel dengan tegas menyatakan bahwa jika perundingan yang bertujuan membebaskan sandera menemui jalan buntu, maka militer Israel siap untuk kembali melancarkan operasi militer di Gaza. "Jika upaya politik gagal, kami akan kembali bertempur," ujar Letnan Jenderal Eyal Zamir kepada pasukannya, seperti dikutip Internationalmedia.co.id dari AFP.
Pernyataan ini menjadi sinyal yang mengkhawatirkan, mengingat Hamas juga menginginkan kesepakatan yang mengakhiri perang dan pertukaran tahanan dengan Israel. Seorang pejabat senior Hamas mengungkapkan keinginan tersebut, seraya menekankan pentingnya implementasi rencana perdamaian yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump.
Sumber-sumber Palestina yang dekat dengan Hamas menambahkan bahwa negosiasi saat ini fokus pada persiapan kondisi lapangan untuk pemindahan tawanan di Gaza, sebagai langkah awal menuju proses pertukaran tahanan.
Meski kedua belah pihak berada di meja perundingan, ancaman pertempuran kembali tetap menggantung di udara. Kegagalan perundingan akan membawa konsekuensi yang mengerikan bagi warga sipil di Gaza, yang telah menderita akibat konflik berkepanjangan.
