Misteri di balik penemuan jasad seorang pria muda berinisial E (20) di kebun pinggir Jalan Raya Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Bogor, Jawa Barat, akhirnya terkuak. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pihak kepolisian memastikan korban tewas akibat aksi tawuran.
Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy Santosa, menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari sebuah tawuran besar di wilayah Nanggewer, Cibinong, yang sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial, termasuk TikTok. Dalam kekacauan tersebut, rombongan korban terpecah. E yang mencoba melarikan diri ke arah Citeureup, justru tertinggal dari kelompoknya dan kemudian berlari masuk ke area kebun.

Di tengah pelariannya, korban diduga kembali terlibat bentrokan singkat sebelum akhirnya terkapar. Kompol Eddy menegaskan, "Namanya tawuran, pasti ada yang kena." E ditemukan dengan luka serius akibat senjata tajam di bagian punggungnya, yang menjadi penyebab kematiannya.
Tidak butuh waktu lama, pihak kepolisian berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku terkait kasus ini. Pelaku yang identitasnya belum dirilis ke publik tersebut, diketahui berperan sebagai ‘joki’ atau pengendara sepeda motor yang digunakan dalam aksi tawuran maut tersebut. Sepeda motor yang bersangkutan juga telah disita sebagai barang bukti.
Sebelumnya, penemuan jasad E pada Kamis pagi, sekitar pukul 04.30 WIB, sempat menggegerkan warga setempat. Korban ditemukan tergeletak di rerumputan dekat kebun singkong yang berbatasan dengan sungai oleh warga yang melintas. Saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas internationalmedia.co.id menemukan luka jelas di punggung korban, mengindikasikan adanya tindak kekerasan.
Pihak kepolisian terus mendalami kasus ini untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam tawuran maut tersebut dan memastikan keadilan bagi korban.
