Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Empat Menlu Kunci Bahas Nasib Perang Timur Tengah
Trending Indonesia

Empat Menlu Kunci Bahas Nasib Perang Timur Tengah

GunawatiBy Gunawati29-03-2026 - 23.00Tidak ada komentar3 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Empat Menlu Kunci Bahas Nasib Perang Timur Tengah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Para Menteri Luar Negeri dari Arab Saudi, Mesir, Turki, dan Pakistan telah berkumpul di Islamabad, Pakistan, dalam sebuah pertemuan krusial yang bertujuan membahas eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran serta dampaknya terhadap stabilitas regional. Pertemuan tingkat tinggi ini, yang berlangsung pada hari Minggu waktu setempat, menempatkan Pakistan sebagai fasilitator utama dalam upaya meredakan ketegangan yang semakin memanas. Demikian dilaporkan oleh Internationalmedia.co.id – News.

Inisiatif pertemuan ini datang atas undangan Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar. Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan bahwa para menteri akan "meninjau situasi regional yang berkembang dan membahas isu-isu kepentingan bersama" selama konsultasi mereka, seperti dikutip dari Al Arabiya. Kedatangan para diplomat penting ini berlangsung secara bertahap. Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, dan Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, tiba di Islamabad pada Sabtu malam, disusul oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan, yang mendarat pada Minggu siang. Setelah kedatangan mereka, Dar dilaporkan mengadakan pembicaraan bilateral terpisah dengan masing-masing mitranya.

Empat Menlu Kunci Bahas Nasib Perang Timur Tengah
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pakistan telah memposisikan dirinya sebagai perantara kunci yang tak tergantikan dalam komunikasi antara Washington dan Teheran, di tengah berlanjutnya ketegangan militer dan diplomatik. Peran Islamabad sebagai penyampai pesan antara kedua belah pihak menjadi semakin vital. Kemampuan Pakistan untuk memainkan peran ini didukung oleh hubungan yang telah lama terjalin baik dengan Iran maupun kontak eratnya di negara-negara Teluk. Selain itu, Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Kepala Angkatan Darat, Marsekal Lapangan Asim Munir, diketahui memiliki hubungan pribadi yang kuat dengan Presiden AS Donald Trump, memberikan leverage diplomatik yang signifikan.

Meskipun Teheran secara resmi menolak mengakui adanya pembicaraan langsung dengan Washington, sumber anonim yang dikutip oleh kantor berita Iran Tasnim mengungkapkan bahwa Iran telah menyampaikan tanggapan terhadap rencana 15 poin Trump untuk mengakhiri konflik melalui Islamabad. Upaya diplomatik Pakistan semakin diperkuat oleh percakapan telepon mendalam antara Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sabtu lalu, yang berlangsung lebih dari satu jam. Sharif merinci "upaya diplomatik berkelanjutan" negaranya, yang kemudian dihargai oleh Pezeshkian yang berterima kasih kepada Islamabad atas "upaya mediasi untuk menghentikan agresi."

Sebagai tanda positif dari upaya pembangunan kepercayaan, Wakil Perdana Menteri Pakistan Ishaq Dar pada Sabtu malam mengumumkan bahwa Iran telah memberikan izin kepada 20 kapal berbendera Pakistan – atau dua kapal setiap hari – untuk melintasi Selat Hormuz, jalur pelayaran vital dunia. Melalui platform X, Dar menegaskan pandangannya bahwa "Dialog, diplomasi, dan langkah-langkah membangun kepercayaan seperti itu adalah satu-satunya jalan ke depan," sambil menandai beberapa pejabat tinggi AS seperti Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, serta Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, menunjukkan cakupan luas dari upaya mediasi ini. Pertemuan di Islamabad ini diharapkan dapat membuka babak baru dalam upaya meredakan ketegangan di Timur Tengah, dengan Pakistan berdiri di garis depan diplomasi perdamaian.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Mencekam Gaza 3 Anak Tewas dalam Serangan

23-04-2026 - 07.15

Al Aqsa Geger Bendera Israel Berkibar

23-04-2026 - 07.00

Lebanon Berduka Angka Korban Mengejutkan

23-04-2026 - 03.15

Terungkap Alasan Iran Kunci Selat Hormuz

23-04-2026 - 03.00

Trump dan Iran Tiga Hari Penentu

22-04-2026 - 23.00

Damai AS Iran Akankah Terwujud

22-04-2026 - 21.45
Leave A Reply Cancel Reply

Footer Logo - 48 Media Partners

MEDIA PARTNERS

bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.