Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Eksodus Besar WN Filipina dari Timur Tengah
Trending Indonesia

Eksodus Besar WN Filipina dari Timur Tengah

GunawatiBy Gunawati17-03-2026 - 10.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Eksodus Besar WN Filipina dari Timur Tengah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Ribuan warga negara Filipina mulai berbondong-bondong meninggalkan wilayah Timur Tengah, termasuk Iran, di tengah eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Pemerintah Filipina mengintensifkan upaya repatriasi untuk melindungi warganya dari potensi dampak perang yang semakin meluas di kawasan tersebut.

Mengutip laporan Aljazeera pada Selasa (17/3/2026), sumber dari Kedutaan Besar Filipina di Teheran menyebutkan bahwa 16 warga Filipina telah berhasil dievakuasi dari Iran melalui jalur Turki. Dari jumlah tersebut, 14 orang kini dalam perjalanan kembali ke Manila, ibu kota Filipina, dengan singgah di Singapura.

Eksodus Besar WN Filipina dari Timur Tengah
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Gelombang repatriasi meluas ke negara-negara lain. Departemen Luar Negeri Filipina (DFA) menambahkan bahwa penerbangan repatriasi khusus telah difasilitasi untuk total 442 warga Filipina yang berada di Uni Emirat Arab. Tak hanya itu, 38 warga Filipina lainnya dari Israel juga menerima bantuan evakuasi, meninggalkan negara itu melalui Penyeberangan Perbatasan Taba menuju Mesir.

Dalam kurun waktu lebih dari dua minggu sejak dimulainya serangan AS-Israel terhadap Iran, sekitar 1.500 warga Filipina telah kembali ke Filipina dari berbagai titik di Timur Tengah. Angka ini menyoroti kerentanan sekitar 2,4 juta warga Filipina yang diperkirakan bekerja dan tinggal di seluruh kawasan tersebut, menjadikan keselamatan mereka prioritas utama pemerintah Manila.

Ketegangan di Asia Barat ini mencapai puncaknya setelah serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang di Iran, memicu respons keras dan ketegangan yang tak kunjung mereda di seluruh kawasan.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan dengan rudal dan drone ke wilayah Israel serta menargetkan fasilitas militer AS di beberapa negara, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Irak, Bahrain, dan Kuwait. Amerika Serikat mengonfirmasi tujuh pasukannya tewas dalam serangkaian serangan balasan tersebut, menggarisbawahi dampak serius dan potensi eskalasi lebih lanjut dari konflik regional ini.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Pesan Tersembunyi Hamas ke Iran Terkuak

17-03-2026 - 12.00

Perang Iran Segera Usai Tapi Tidak Sekarang

17-03-2026 - 10.45

Langit UEA Mendadak Senyap Serangan Iran Guncang Kawasan

17-03-2026 - 10.30

Terungkap Israel Siap Perang Iran Lebih Lama

17-03-2026 - 10.15

Trump Bidik Kuba di Momen Terlemahnya

17-03-2026 - 07.45

Permintaan Mendesak Trump Ditolak Sekutu Kunci

17-03-2026 - 07.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.