Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Dunia Bergetar Lima Kabar Paling Mengguncang Hari Ini
Trending Indonesia

Dunia Bergetar Lima Kabar Paling Mengguncang Hari Ini

GunawatiBy Gunawati19-02-2026 - 18.00Tidak ada komentar3 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Dunia Bergetar Lima Kabar Paling Mengguncang Hari Ini
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Jakarta, 19 Februari 2026 – Gejolak geopolitik global kembali memanas, ditandai dengan unjuk kekuatan militer Korea Utara yang mengklaim kemampuan nuklir, serta persiapan Amerika Serikat untuk potensi serangan ke Iran. Sementara itu, potret kemanusiaan di Gaza saat Ramadan, drama hukum di Korea Selatan, hingga kisah mengharukan seekor bayi monyet di Jepang turut menjadi sorotan utama internasional hari ini, Kamis (19/2/2026).

Di tengah ketegangan regional, Korea Utara secara mengejutkan memamerkan sistem peluncur roket berukuran masif yang diklaim mampu membawa hulu ledak nuklir. Perangkat militer buatan Pyongyang ini diperkenalkan kepada publik menjelang Kongres Partai Buruh Korea yang berkuasa, sebuah momen politik krusial bagi negara terisolasi tersebut. Pemimpin Tertinggi Korut, Kim Jong Un, menegaskan bahwa sistem persenjataan mutakhir ini dirancang untuk menangkal setiap ancaman musuh. Sistem peluncur roket multipel berkaliber 600 mm ini menjadi fokus utama dalam persiapan kongres lima tahunan tersebut, yang secara luas dianggap sebagai peristiwa politik paling signifikan di Korea Utara.

Dunia Bergetar Lima Kabar Paling Mengguncang Hari Ini
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Bersamaan dengan itu, ketegangan di Timur Tengah mencapai puncaknya. Amerika Serikat dilaporkan siap melancarkan serangan terhadap Iran dalam waktu dekat, bahkan paling cepat akhir pekan ini, meskipun keputusan final dari Presiden Donald Trump masih dinanti. Penempatan besar-besaran kekuatan militer AS di kawasan tersebut, termasuk kapal perang, jet tempur, dan pesawat pengisi bahan bakar, diyakini menjadi fondasi bagi potensi operasi militer berkelanjutan. Trump, yang sebelumnya pernah memerintahkan serangan terhadap Iran, telah berulang kali melontarkan ancaman militer jika Teheran gagal mencapai kesepakatan baru yang menggantikan perjanjian nuklir 2018 yang ia batalkan. Laporan dari media-media terkemuka AS seperti CNN dan CBS mengindikasikan kesiapan militer AS untuk bertindak.

Di sisi kemanusiaan, bulan suci Ramadan tiba di Jalur Gaza pada Rabu (18/2), menyelimuti wilayah yang porak-poranda akibat konflik. Warga Palestina yang kehilangan rumah dan tempat ibadah akibat serangan Israel, terpaksa menyambut Ramadan di tengah reruntuhan masjid atau mendirikan tempat salat darurat dari terpal dan kayu. Di Kota Gaza, yang dulunya merupakan pusat populasi terpadat, pemandangan memilukan terlihat di Masjid al-Hassaina, di mana kubahnya kini hancur dan bersandar di atas tumpukan puing. Halaman masjid yang dulunya ramai oleh jemaah kini menjadi tempat keluarga-keluarga berlindung, tidur, dan memasak di antara puing-puing, dengan jemuran pakaian memenuhi area tersebut.

Dari ranah hukum, mantan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, divonis bersalah atas tuduhan pemberontakan terkait penetapan darurat militer pada tahun 2024. Pengadilan Distrik Pusat Seoul menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Yoon. Hakim ketua Ji Gwi Yeon dalam pembacaan putusannya menyatakan bahwa deklarasi darurat militer oleh Yoon pada Desember 2024 merupakan upaya yang disengaja untuk "melumpuhkan" Majelis Nasional atau parlemen Korea Selatan. "Terhadap terdakwa Yoon Suk Yeol, kejahatan memimpin pemberontakan telah terbukti," tegas hakim.

Mengakhiri rangkuman berita dengan kisah yang mengharukan, seekor bayi monyet jantan berusia tujuh bulan bernama Punch, yang tinggal di sebuah kebun binatang di Jepang, berhasil mencuri perhatian global. Foto dan video yang memperlihatkan Punch tak pernah lepas dari boneka orangutan kesayangannya telah menjadi viral di media sosial. Punch lahir pada Juli 2025 namun sayangnya ditelantarkan oleh induknya tak lama setelah kelahirannya. Mengingat naluri bayi monyet untuk selalu berpegangan pada induknya demi kehangatan dan rasa aman, staf Kebun Binatang Kota Ichikawa harus memberikan perawatan intensif sepanjang waktu untuk memastikan kelangsungan hidup dan kesehatannya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Pesan Mengejutkan Menlu Iran di Tengah Konflik

22-03-2026 - 10.45

Pertahanan Israel Tumbang Ratusan Terluka Parah

22-03-2026 - 10.30

Iran Beri Jalan Khusus Jepang Korsel Lewati Hormuz

22-03-2026 - 10.15

Teheran Terancam Gelap Gulita Ultimatum Trump Bikin Dunia Tegang

22-03-2026 - 10.00

Rudal Iran Hantam Israel Puluhan Terluka Fasilitas Nuklir Jadi Sorotan

22-03-2026 - 07.30

Teror Rudal Iran Picu Amarah Israel

22-03-2026 - 07.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.