Internationalmedia.co.id – Ketegangan global meningkat tajam dengan saling ancam antara Iran dan Amerika Serikat. Di sisi lain, dunia juga dikejutkan dengan vonis hukuman seumur hidup terhadap pembunuh mantan PM Jepang Shinzo Abe. Berikut rangkuman berita internasional terpopuler hari ini:
Iran dan AS di Ambang Perang? Trump Beri Ancaman Mematikan

Situasi di Timur Tengah semakin memanas. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran, menyatakan bahwa negara tersebut akan "dimusnahkan dari muka bumi" jika Teheran berani membunuh pemimpin AS. Ancaman ini merupakan respons atas potensi ancaman dari Iran yang juga mengindikasikan perang skala besar jika pemimpin mereka menjadi target.
Pembunuh Shinzo Abe Dihukum Seumur Hidup
Pengadilan Jepang menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Tetsuya Yamagami, pelaku pembunuhan mantan Perdana Menteri Shinzo Abe pada tahun 2022. Putusan ini mengakhiri proses hukum atas kasus yang menggemparkan dunia tersebut. Hakim Shinichi Tanaka menyatakan Yamagami bersalah atas tindakannya yang keji.
Air Force One Bermasalah, Trump Telat ke Davos
Presiden Trump mengalami keterlambatan sekitar tiga jam untuk tiba di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss. Pesawat kepresidenan Air Force One mengalami "masalah kelistrikan kecil" sesaat setelah lepas landas, memaksa Trump untuk berganti pesawat.
Korea Utara Tingkatkan Produksi Senjata Nuklir
Korea Utara (Korut) dilaporkan meningkatkan produksi material nuklir yang cukup untuk merakit hingga 20 senjata nuklir setiap tahunnya. Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung mengungkapkan bahwa Pyongyang juga terus mengembangkan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang mampu menjangkau daratan Amerika Serikat.
Mantan PM Korsel Dipenjara 23 Tahun Atas Keterlibatan Darurat Militer
Mantan Perdana Menteri (PM) Korea Selatan (Korsel) Han Duck Soo dijatuhi hukuman 23 tahun penjara atas keterlibatannya dalam penetapan darurat militer oleh mantan Presiden Yoon Suk Yeol. Han dinyatakan bersalah karena telah mendukung deklarasi darurat militer pada Desember 2024 lalu.
