Internationalmedia.co.id – News – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjukkan kemarahannya setelah Kedutaan Besar AS di Riyadh, Arab Saudi, diserang drone yang diduga berasal dari Iran. Trump menegaskan bahwa respons balasan akan segera dilancarkan, mengisyaratkan eskalasi ketegangan di Timur Tengah.
Pernyataan tegas ini disampaikan Trump dalam percakapan telepon dengan reporter NewsNation, Kellie Meyer. Meyer kemudian membagikan isi percakapan tersebut melalui akun media sosial X-nya. "Dalam reaksi pertamanya atas serangan terhadap Kedutaan AS di Riyadh, Presiden Trump mengatakan kepada saya, ‘Anda akan segera mengetahuinya,’ apa pembalasannya," tulis Meyer, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (3/3/2026).

Insiden ini terjadi setelah Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengonfirmasi bahwa Kedubes AS di Riyadh menjadi sasaran dua drone. Menurut laporan Aljazeera, Selasa (3/3/2026), otoritas Saudi menyatakan bahwa gedung Kedubes AS sempat terbakar dan mengalami kerusakan material ringan akibat serangan tersebut.
"Kedutaan Besar AS di Riyadh menjadi sasaran serangan oleh dua drone menurut perkiraan awal, yang mengakibatkan kebakaran terbatas dan kerusakan material ringan pada bangunan," jelas juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi.
Serangan ini menambah panas situasi di Timur Tengah yang telah memanas sejak serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari. Serangan sebelumnya menargetkan fasilitas komando dan kendali Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), lokasi peluncuran rudal balistik dan drone, lapangan terbang militer, serta sistem pertahanan udara Iran. Serangan tersebut juga dilaporkan menewaskan sejumlah petinggi Iran, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

