Beijing – Sebuah pengumuman penting datang dari Mahkamah Agung China, menandai berakhirnya dominasi dua sindikat kriminal daring besar yang berbasis di Myanmar. Menurut Internationalmedia.co.id – News, jaringan penipuan lintas negara ini kini telah "sepenuhnya dibubarkan", dengan setidaknya 16 terpidana menghadapi hukuman mati yang dijatuhkan oleh pengadilan China.
Mahkamah Agung Rakyat China (SPC) dalam pernyataannya baru-baru ini mengonfirmasi rampungnya persidangan yang menyasar keluarga Ming dan Bai. Kedua keluarga ini dikenal sebagai bagian dari "empat keluarga besar" yang selama ini mengendalikan jaringan kejahatan terorganisir di wilayah Myanmar. Juru bicara SPC dalam konferensi pers merinci bahwa total 39 individu telah menerima vonis penjara seumur hidup atau hukuman yang lebih berat, termasuk 16 orang yang dijatuhi hukuman mati.

Pernyataan dari juru bicara SPC menegaskan, "Kedua kelompok kriminal bersenjata lintas batas ini telah sepenuhnya dibubarkan, memberikan pukulan telak terhadap kesombongan para penjahat baik di dalam negeri maupun di luar negeri." Sebagai bagian dari penegakan hukum yang tegas, otoritas China sebelumnya telah mengeksekusi mati sejumlah anggota kunci dari kelompok kriminal Ming dan Bai pada 29 Januari dan 2 Februari lalu, termasuk tokoh-tokoh senior yang menjadi dalang utama.
Skala operasi penumpasan ini terbilang masif. SPC melaporkan bahwa hingga akhir tahun lalu, pengadilan di seluruh China telah menuntaskan lebih dari 27.000 kasus yang berkaitan dengan penipuan daring yang berafiliasi dengan sindikat di Myanmar bagian utara. Lebih dari 41.000 pelaku kejahatan yang dipulangkan ke China terkait kasus-kasus tersebut juga telah dijatuhi hukuman, menunjukkan komitmen Beijing dalam memerangi kejahatan siber.
Fenomena sindikat penipuan daring ini juga mengungkap sisi gelap perdagangan manusia; meskipun sebagian individu bergabung secara sukarela, banyak lainnya adalah warga negara asing yang menjadi korban, dipaksa bekerja untuk jaringan kriminal tersebut. China sendiri telah memimpin kampanye tekanan internasional untuk membongkar pusat-pusat penipuan daring ini dan menyatakan kesiapannya untuk memperkuat kerja sama penegakan hukum global dengan lebih banyak negara demi memberantas sindikat scam internasional.

