Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang sempat tegang dikabarkan akan memasuki babak baru. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, kedua negara adidaya ini disebut telah menjalin komunikasi tidak langsung dan kini tengah mempersiapkan pertemuan tatap muka yang kemungkinan besar akan diselenggarakan di Pakistan dalam waktu dekat. Informasi ini diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman, Johann Wadephul, dalam sebuah wawancara dengan radio Deutschlandfunk pada Jumat (27/3/2026). Dalam pernyataannya, Wadephul menegaskan, "Berdasarkan informasi yang saya miliki, telah terjalin kontak tidak langsung, dan persiapan untuk pertemuan langsung sedang dilakukan. Tampaknya ini akan segera terjadi di Pakistan." Pernyataan ini muncul di tengah…

Read More

Internationalmedia.co.id – News melaporkan, dunia internasional tengah diwarnai berbagai dinamika signifikan, salah satunya adalah keputusan bersejarah Amerika Serikat (AS) untuk mencantumkan tanda tangan Presiden Donald Trump pada uang kertas dolar. Ini menjadi momen pertama kalinya seorang presiden aktif menjabat akan memiliki tanda tangannya terukir di mata uang negara adidaya tersebut. Di sisi lain, ketegangan di Timur Tengah terus memuncak dengan serangkaian serangan dan manuver militer yang mengkhawatirkan. Departemen Keuangan AS, seperti dilansir Reuters, Jumat (27/3/2026), mengonfirmasi bahwa tanda tangan Presiden Donald Trump akan mulai muncul pada uang kertas dolar AS pada musim panas tahun ini. Kebijakan ini menandai momen pertama…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Teheran, Iran menghadapi krisis budaya yang mendalam setelah otoritas setempat melaporkan bahwa lebih dari 120 museum, bangunan bersejarah, dan situs budaya di berbagai wilayah negara itu telah mengalami kerusakan serius. Kerusakan ini merupakan dampak langsung dari gelombang serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel sejak konflik bersenjata dimulai pada akhir Februari. Ahmad Alavi, kepala komite warisan budaya pada Dewan Kota Teheran, dalam pernyataannya yang dikutip oleh AFP dan televisi pemerintah Iran pada Jumat (27/3/2026), menegaskan bahwa "setidaknya 120 museum, bangunan bersejarah, dan situs budaya di berbagai provinsi menjadi sasaran langsung dan mengalami kerusakan struktural yang serius."…

Read More

Dalam sebuah langkah yang meningkatkan ketegangan di kawasan, Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan imbauan mendesak kepada seluruh warga sipil di Timur Tengah. Mereka diminta untuk menjauh dari area-area yang menjadi lokasi penempatan pasukan Amerika Serikat (AS). Seruan ini, yang dirilis pada Jumat (27/3), muncul di tengah konflik yang telah berlangsung hampir sebulan antara Iran dengan AS dan Israel. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, peringatan ini mencerminkan kekhawatiran serius Iran terhadap taktik militer lawan. IRGC secara terang-terangan menuduh pasukan gabungan Amerika dan Zionis Israel memanfaatkan warga sipil sebagai "perisai manusia". Melalui pernyataan yang dimuat di situs resmi mereka, Sepah News, Garda…

Read More

Internationalmedia.co.id – News – Sebuah perkembangan mengejutkan muncul di tengah ketegangan yang membara antara Israel dan Iran. Dua figur kunci dari Teheran, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dan Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, dilaporkan telah dihapus dari daftar target serangan Israel. Keputusan krusial ini diambil setelah Pakistan, yang kini memainkan peran vital sebagai mediator, mengajukan permohonan khusus kepada Amerika Serikat. Laporan awal dari Wall Street Journal (WSJ), yang kemudian dikonfirmasi oleh Reuters dan Al Arabiya pada Jumat (27/3/2026), mengindikasikan bahwa penghapusan nama-nama penting ini bersifat temporer, diperkirakan berlangsung hingga empat atau lima hari. Seorang sumber Pakistan yang dekat dengan diskusi…

Read More