Internationalmedia.co.id – Militer Amerika Serikat melancarkan serangan mematikan di lepas pantai Venezuela yang menewaskan empat orang yang disebut sebagai "teroris narkotika". Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengungkapkan hal ini melalui unggahan di media sosial X pada Sabtu (4/10/2025).
Menurut Hegseth, serangan tersebut menyasar sebuah organisasi teroris yang telah ditetapkan sebelumnya. Namun, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai organisasi tersebut. Hegseth menegaskan bahwa tidak ada personel AS yang terluka dalam operasi yang berlangsung pada Jumat (3/10) waktu setempat itu.

Hegseth menambahkan bahwa target serangan adalah sebuah kapal yang diduga kuat mengangkut narkotika dalam jumlah besar dengan tujuan "meracuni rakyat Amerika." Ia menegaskan bahwa intelijen AS telah mengonfirmasi bahwa kapal tersebut terlibat dalam penyelundupan narkoba dan beroperasi di jalur transit yang dikenal.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa AS berada dalam "konflik bersenjata" dengan kartel narkoba. Trump juga telah mengerahkan kapal militer ke Laut Karibia untuk menangkap para penyelundup narkoba. Pentagon menyatakan bahwa kartel-kartel tersebut telah ditetapkan sebagai kelompok bersenjata non-negara dan organisasi teroris, serta tindakan mereka dianggap sebagai serangan bersenjata terhadap Amerika Serikat.
Pernyataan Trump ini disampaikan melalui surat pemberitahuan kepada Kongres setelah serangan baru-baru ini terhadap kapal-kapal di lepas pantai Venezuela. Surat tersebut bertujuan untuk memberikan pembenaran hukum atas tiga serangan baru di perairan internasional yang menewaskan sedikitnya 14 orang.
Serangan AS baru-baru ini menargetkan kapal-kapal yang diduga membawa narkoba di lepas pantai Venezuela, tetapi para ahli hukum telah mempertanyakan legalitas tindakan Washington. Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menyatakan bahwa presiden bertindak sesuai dengan hukum konflik bersenjata untuk melindungi negara dari ancaman narkoba. Ia menambahkan bahwa Trump menepati janjinya untuk memberantas kartel dan menghilangkan ancaman keamanan nasional.
