Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Arab Saudi Borong Jet Tempur Siluman F-35, Israel Gigit Jari?
Trending Indonesia

Arab Saudi Borong Jet Tempur Siluman F-35, Israel Gigit Jari?

GunawatiBy Gunawati19-11-2025 - 15.45Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Arab Saudi Borong Jet Tempur Siluman F-35, Israel Gigit Jari?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Amerika Serikat dan Arab Saudi telah mencapai kesepakatan penting, termasuk penjualan jet tempur siluman F-35, di tengah kunjungan Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), ke Gedung Putih pada Selasa (18/11). Kesepakatan ini menuai kontroversi karena ditentang keras oleh Israel.

Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Arab Saudi akan mendapatkan jet tempur F-35 "dengan kualitas terbaik," seolah mengabaikan kekhawatiran Israel bahwa penjualan ini akan mengancam superioritas militer mereka di Timur Tengah. Trump mengklaim bahwa jet tempur yang akan dijual ke Saudi akan serupa dengan yang telah dijual ke Israel, menyebut kedua negara sebagai sekutu penting AS.

Arab Saudi Borong Jet Tempur Siluman F-35, Israel Gigit Jari?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Penjualan jet tempur canggih ini memicu reaksi keras dari Organisasi Zionis Amerika (ZOA), yang menilai bahwa langkah ini akan melemahkan keunggulan militer Israel secara signifikan dan berpotensi menempatkan teknologi sensitif Amerika di tangan rezim yang mungkin tidak sejalan dengan kepentingan AS. ZOA merujuk pada aturan hukum AS yang mewajibkan Washington untuk menjaga kemampuan Israel dalam menghadapi ancaman regional.

Selain kesepakatan jet tempur F-35, AS dan Saudi juga menandatangani perjanjian mengenai energi nuklir sipil dan penjualan paket senjata lainnya, termasuk sekitar 300 tank buatan AS. Gedung Putih menyatakan bahwa Perjanjian Pertahanan Strategis AS-Saudi (SDA) akan mempermudah perusahaan pertahanan AS untuk beroperasi di Saudi dan mengamankan pendanaan dari Arab Saudi.

Menteri Pertahanan Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, menekankan bahwa SDA menegaskan komitmen kedua negara untuk memperdalam kemitraan strategis, meningkatkan keamanan regional, serta memajukan perdamaian dan stabilitas global. Dalam pertemuan dengan Trump, MBS juga menyatakan bahwa Saudi akan meningkatkan investasi di AS menjadi US$ 1 triliun.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Terkuak Markas CIA di Saudi Jadi Sasaran Drone Iran

04-03-2026 - 10.00

Trump Ungkap Kekecewaan Hubungan AS Inggris

04-03-2026 - 07.45

Khamenei Dimakamkan di Kota Suci Upacara Besar Menanti

04-03-2026 - 07.30

Saat Iran Berperang Alam Pun Ikut Bergetar

04-03-2026 - 07.15

Jantung Teheran Diserang Israel Iran Klaim Ratusan Tentara AS Tewas

04-03-2026 - 07.00

Konflik Membara Lebanon Ribuan Orang Mengungsi

04-03-2026 - 03.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.