Internationalmedia.co.id – News – Ahmed el Ahmed, seorang warga sipil asal Australia, kini menjadi sorotan publik setelah aksi heroiknya menghentikan penembak massal di Pantai Bondi, Sydney. Ia bahkan sempat pasrah akan nyawanya demi menyelamatkan orang lain, dalam sebuah tindakan keberanian yang luar biasa.
Aksi nekatnya terjadi di tengah kepanikan penembakan massal pada Minggu (14/12) di area Pantai Bondi, yang menewaskan setidaknya 16 orang dan melukai puluhan lainnya. Sebelum berhadapan dengan pelaku bersenjata, Ahmed bahkan sempat menitipkan pesan perpisahan kepada keluarganya, meyakini bahwa ia tidak akan selamat dari pertarungan tangan kosong melawan teror tersebut.

Jozay Alkanj, sepupu Ahmed, menceritakan kepada Sydney Morning Herald bahwa ia dan Ahmed sedang menikmati kopi saat insiden mengerikan itu pecah. "Dia sangat ketakutan, dan berkata ‘Saya akan mati’," kenang Alkanj. "Ia berpesan, ‘Tolong temui keluarga saya dan sampaikan bahwa saya akan turun untuk menyelamatkan nyawa orang-orang’," imbuh Alkanj, menggambarkan momen krusial sebelum Ahmed memberanikan diri mendekati penembak.
Mostafa, sepupu Ahmed lainnya, mengungkapkan bahwa Ahmed adalah seorang ayah dari dua anak kecil. Mostafa juga menggambarkan suasana mencekam di lokasi kejadian. "Situasinya sangat kacau. Kami bersembunyi di balik mobil, menyaksikan pelaku menembak sangat dekat dengan kami," ujarnya.
Akibat aksinya, Ahmed menderita dua luka tembak di bahu kiri atas dan segera menjalani operasi pengangkatan peluru. Saat ini, ia didampingi Mostafa serta kedua orang tuanya di Rumah Sakit St George. Kepada media lokal Australia, 7News, Mostafa menyampaikan kabar baik dari dokter bahwa kondisi Ahmed stabil pasca-operasi dan sedang dalam masa pemulihan.
Ayah Ahmed, yang berbicara kepada wartawan di luar rumah sakit, dengan bangga memuji putranya sebagai pahlawan sejati. Dalam bahasa Arab, ia menuturkan bahwa Ahmed dalam kondisi baik saat ditemuinya sebelum operasi. "Dia bersyukur kepada Tuhan karena diberi kesempatan untuk melakukan ini, membantu orang-orang tak bersalah dan menyelamatkan mereka dari para pembunuh keji itu," ujar sang ayah, menegaskan, "Dia adalah pahlawan."
Rekaman video aksi heroik Ahmed yang berani merebut senjata pelaku dengan tangan kosong segera menyebar luas dan viral di berbagai platform media sosial. Gelombang pujian tak henti mengalir, termasuk dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebutnya "orang yang sangat, sangat berani" karena telah menyelamatkan banyak nyawa. Premier New South Wales, Chris Minns, juga tak ketinggalan memuji Ahmed sebagai "pahlawan sejati" dan menggambarkan video viral tersebut sebagai "adegan paling luar biasa yang pernah saya saksikan."
