Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Mata Terbelalak! Taliban Gelar Eksekusi Mati di Stadion, Ribuan Orang Menyaksikan
Trending Indonesia

Mata Terbelalak! Taliban Gelar Eksekusi Mati di Stadion, Ribuan Orang Menyaksikan

GunawatiBy Gunawati03-12-2025 - 04.45Tidak ada komentar1 Min Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Mata Terbelalak! Taliban Gelar Eksekusi Mati di Stadion, Ribuan Orang Menyaksikan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Pemandangan mengerikan terjadi di sebuah stadion olahraga di Khost, Afghanistan timur, pada Selasa (2/12) lalu. Otoritas Taliban menggelar eksekusi mati di depan publik terhadap seorang narapidana yang terbukti bersalah atas pembunuhan.

Mahkamah Agung Afghanistan mengumumkan bahwa pria bernama Mangal tersebut dieksekusi di hadapan ribuan orang. Ini menjadi eksekusi mati ke-12 yang dilakukan Taliban secara terbuka sejak mereka kembali berkuasa pada tahun 2021, menurut catatan Internationalmedia.co.id.

Mata Terbelalak! Taliban Gelar Eksekusi Mati di Stadion, Ribuan Orang Menyaksikan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut Mahkamah Agung, Mangal dihukum mati sebagai "hukuman pembalasan" atas pembunuhan seorang pria. Kasusnya telah ditinjau dengan sangat teliti dan berulang kali. Keluarga korban diberi kesempatan untuk memberikan ampunan, namun mereka menolak.

Pihak berwenang bahkan mengundang masyarakat untuk menyaksikan eksekusi tersebut melalui pemberitahuan resmi yang disebarkan luas sehari sebelumnya. Mangal disebut sebagai salah satu pelaku penyerangan bersenjata ke sebuah rumah pada Januari 2025 yang menewaskan 10 orang, termasuk tiga wanita.

Pelapor Khusus PBB untuk Hak Asasi Manusia di Afghanistan, Richard Bennett, mengecam tindakan tersebut sebagai "tidak manusiawi, kejam, dan hukuman yang tidak lazim, bertentangan dengan hukum internasional." Ia mendesak agar praktik ini segera dihentikan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Ladang Minyak Abu Dhabi Terbakar Drone Menggempur

17-03-2026 - 03.45

Trump Gagal Bujuk Sekutu di Hormuz

17-03-2026 - 03.30

Malam Berbuka Berakhir Duka di Tepi Barat

17-03-2026 - 03.15

Iran Ancam Serang Perusahaan AS Pekerja Diminta Evakuasi Segera

17-03-2026 - 03.00

Iran Guncang Israel dengan Rudal Tak Terduga

16-03-2026 - 23.45

Israel Kembali Tunda Sekolah Tatap Muka

16-03-2026 - 23.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.