Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Hotel Mewah Menantu Trump Picu Amarah Warga Serbia, Ada Apa?
Trending Indonesia

Hotel Mewah Menantu Trump Picu Amarah Warga Serbia, Ada Apa?

GunawatiBy Gunawati12-11-2025 - 09.45Tidak ada komentar2 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Hotel Mewah Menantu Trump Picu Amarah Warga Serbia, Ada Apa?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Ratusan warga Serbia turun ke jalan memprotes rencana pembangunan hotel mewah di bekas markas tentara di Beograd. Proyek ini ternyata terkait dengan Jared Kushner, menantu mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang memicu kontroversi dan perdebatan sengit di kalangan masyarakat.

Demonstrasi yang dipimpin oleh mahasiswa ini merupakan bentuk penolakan terhadap keputusan parlemen yang menggolongkan pembangunan kembali markas Angkatan Darat Yugoslavia yang dibom sebagai proyek mendesak. Keputusan ini dinilai mempercepat proses perizinan dan mengabaikan nilai sejarah serta budaya bangunan tersebut.

Hotel Mewah Menantu Trump Picu Amarah Warga Serbia, Ada Apa?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Keterlibatan Kushner, melalui perusahaannya Affinity Partners, menjadi isu sensitif karena gedung tersebut pernah menjadi sasaran serangan udara NATO yang dipimpin AS dalam perang Kosovo 1998-1999. Kecurigaan akan pemalsuan dokumen yang digunakan untuk mencabut status perlindungan bangunan sebagai "aset budaya" juga menambah keruhnya suasana.

"Mereka sekarang dapat menghancurkan bangunan ini secara legal, tetapi kami tidak akan mengizinkannya," tegas Valentina Moravcevic, seorang mahasiswa yang ikut berdemonstrasi, kepada televisi N1. "Kami di sini hari ini untuk memberi mereka peringatan dan memberi tahu mereka bahwa sejarah dan warisan budaya kami penting bagi kami."

Presiden Serbia, Aleksandar Vucic, membela proyek Affinity dan menyebutnya sebagai investasi besar bagi negara. Ia menekankan bahwa ini bukan penjualan, melainkan sewa jangka panjang yang akan meningkatkan nilai properti di Beograd dan menarik wisatawan. Namun, pembelaan ini tidak meredakan kemarahan warga yang merasa warisan budaya mereka terancam oleh kepentingan bisnis. Mitra kedua dalam proyek ini adalah pengembang properti yang berbasis di Uni Emirat Arab, Eagle Hills, yang telah terlibat dalam pembangunan kembali tepi sungai Beograd — proyek lain yang telah memicu protes publik.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Samudra Hindia Membara Kapal Iran Tenggelam

05-03-2026 - 03.45

Iran Siap Balas Dendam Qatar Murka

05-03-2026 - 03.30

Macron Bergerak Kapal Induk Menuju Titik Panas

05-03-2026 - 03.15

Langit Israel Mencekam Sirene Meraung di Mana mana

05-03-2026 - 03.00

Rudal Iran Hancur di Langit Turki Target Asli Mengejutkan

04-03-2026 - 23.45

Eropa Dalam Bidikan Iran Peringatan Keras Dikeluarkan

04-03-2026 - 23.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.